Wamenhub Pastikan Bantuan Gempa Sikka Terus Berlanjut Bertahap
- 19 Agt 2026 10:08 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah pusat kembali memperkuat penanganan pascagempa di Kabupaten Sikka dengan mengirimkan bantuan sekaligus menyiapkan dukungan pemulihan infrastruktur. Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, turun langsung ke Maumere, Selasa 18 Agustus 2026, untuk memastikan respons pemerintah menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak.
Wamenhub tiba di Bandara Frans Seda Maumere sekitar pukul 14.10 Wita menggunakan pesawat kalibrasi PK-CAN Type BE20 dan disambut jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, serta unsur teknis kebencanaan. Dari bandara, rombongan bergerak menuju Posko Pengungsian Terpusat Gelora Samador di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok.
Sekitar pukul 15.05 Wita, Suntana mengecek langsung kondisi pengungsi yang masih membutuhkan bantuan dan dukungan setelah gempa mengguncang wilayah Flores. Di lokasi tersebut, kondisi warga menjadi gambaran nyata bahwa kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi berlanjut selama masa pemulihan.
Sekitar pukul 15.15 Wita, Wamenhub menyerahkan bantuan bencana alam dari Kementerian Perhubungan RI secara simbolis kepada Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago. Bantuan itu meliputi 500 dos Pop Mie, 1.500 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, 40 dos biskuit, 40 dos roti Holand, 17 koli selimut, 10 set tenda pengungsi, dan 15 set tenda keluarga.
Logistik tersebut tiba di Bandara Frans Seda Maumere menggunakan pesawat Cargo Airlines Type King Air B200GT dengan nomor registrasi JDE.723, dengan total muatan mencapai 924 koli. Untuk sementara, seluruh bantuan disimpan di Kantor BPBD Kabupaten Sikka sebelum didistribusikan secara berkala kepada masyarakat terdampak.
Suntana menegaskan bantuan yang disalurkan merupakan tahap awal dan Kementerian Perhubungan RI akan kembali mengirimkan bantuan bagi korban gempa. Komitmen tersebut menjadi penting karena pengungsi masih membutuhkan makanan, air, tempat berlindung, selimut, serta perlengkapan keluarga selama kondisi belum sepenuhnya pulih.
Selain kebutuhan logistik, pemerintah pusat memberi perhatian terhadap akses transportasi yang terputus akibat gempa, khususnya di Pulau Palue. Kementerian Perhubungan RI memastikan akan mengirimkan alat berat untuk membantu membuka dan memperbaiki akses jalan yang terputus sehingga distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.
Usai mengunjungi pengungsian, Wamenhub menuju Kantor BPBD Kabupaten Sikka sekitar pukul 15.23 Wita untuk mengecek Posko Pusdal Bencana Alam. Pengecekan ini menyoroti pentingnya koordinasi pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, BMKG, unsur perhubungan, pelabuhan, bandara, dan instansi terkait dalam mempercepat penanganan bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Suntana juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur, khususnya wilayah Flores. Kehadiran berbagai unsur pemerintah di posko menjadi bagian dari upaya memastikan informasi, distribusi bantuan, dan pemulihan berjalan terkoordinasi.
Sekitar pukul 15.45 Wita, rombongan meninggalkan Kantor BPBD Kabupaten Sikka menuju Bandara Frans Seda Maumere dan kemudian lepas landas menuju Labuan Bajo pada pukul 16.20 Wita. Meski berlangsung singkat, kunjungan tersebut membawa pesan bahwa penanganan pascagempa tidak cukup hanya dengan bantuan konsumtif, tetapi juga membutuhkan pemulihan akses dan kepastian dukungan hingga masyarakat kembali menjalani aktivitasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....