Kunjungi Ruteng, Wagub NTT Pastikan Rumah Sakit Lapangan Segera Beroperasi

  • 18 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores tetap berjalan. Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma meninjau langsung kondisi warga terdampak sekaligus persiapan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Selasa, 18 Agustus 2026.

Rumah sakit lapangan ini disiapkan menyusul kerusakan parah yang membuat sebagian besar fasilitas RSUD Ruteng tidak dapat digunakan. Johni mengatakan, sekitar 75 persen bangunan RSUD Ruteng mengalami kerusakan akibat gempa.

Kondisi tersebut membuat hampir seluruh pasien harus dipindahkan ke luar gedung, sementara hanya ruang ICU yang masih dapat digunakan. Pemerintah kemudian mengambil langkah cepat dengan menyiapkan tenda-tenda perawatan di area Stadion Golo Dukal agar pelayanan medis kepada pasien tetap berlangsung.

Upaya tersebut melibatkan tim RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang telah tiba di Ruteng dan bekerja bersama tenaga kesehatan setempat. Mereka secara terpadu menyiapkan sejumlah tenda yang nantinya digunakan untuk perawatan pasien rawat inap.

Pemerintah menargetkan rumah sakit lapangan tersebut sudah dapat dimanfaatkan dalam satu hingga dua hari ke depan. Dari sisi tenaga medis, Johni menyebut ketersediaan sumber daya manusia masih mencukupi.

Namun, pemerintah masih membutuhkan tambahan dokter spesialis dan tenaga ahli, serta sejumlah kebutuhan pendukung seperti genset, fasilitas MCK, dan air bersih. Kebutuhan tersebut akan segera dikoordinasikan dengan berbagai pihak agar dapat dipenuhi secepatnya demi menunjang operasional rumah sakit lapangan.

“Tenaga medis masih mencukupi, tetapi kita membutuhkan beberapa tenaga spesialis dan tenaga ahli, termasuk berbagai perlengkapan dan logistik pendukung. Genset, MCK, dan air bersih sangat dibutuhkan di sini. Ini akan segera kita koordinasikan dengan semua pihak terkait agar dapat dipenuhi secepatnya,” kata Johni.

Peninjauan ini menjadi bagian dari respons terpadu Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten, Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, tenaga medis, dan berbagai pihak lainnya dalam penanganan pascagempa. Pemerintah memastikan kebutuhan mendesak di lokasi akan terus dipantau dan dikoordinasikan sehingga masyarakat terdampak tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat, aman, dan maksimal meski sejumlah fasilitas kesehatan mengalami kerusakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....