Menteri PU Tinjau Infrastruktur Terdampak Gempa Flores

  • 16 Agt 2026 16:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena dan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko meninjau langsung penanganan darurat pascagempa bumi di Pulau Flores, Minggu 16 Aguustus 2026. Peninjauan dilakukan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memastikan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak tetap berjalan.

Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU bergerak cepat merespons dampak gempa dengan menginstruksikan seluruh jajaran balai di wilayah NTT meningkatkan kesiapsiagaan. Dukungan penuh diarahkan pada penanganan infrastruktur yang mengalami kerusakan maupun gangguan akibat bencana.

Di sektor jalan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT melakukan pemantauan dan penanganan terhadap sejumlah titik longsoran di ruas jalan nasional. Langkah tersebut diprioritaskan untuk menjaga konektivitas antarwilayah dan memperlancar mobilitas warga serta distribusi bantuan.

Berdasarkan laporan sementara, longsoran ditemukan di tiga ruas jalan nasional, yakni Ruteng–Km 210 sebanyak tiga titik, Km 210–Batas Kabupaten Manggarai satu titik, serta Aegela–Batas Kota Ende sebanyak delapan titik. Tim teknis terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi ruas jalan dan menentukan penanganan yang diperlukan.

Selain meninjau infrastruktur jalan, Dody bersama Gubernur NTT dan Kapolda NTT mengecek sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah yang terdampak gempa di Kabupaten Ende. Peninjauan tersebut mencakup Gereja Katolik Paroki Santa Maria Imaculata Ndona, Masjid Kanakera, serta Masjid Lokoboko di Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona.

Peninjauan fasilitas ibadah dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan setelah gempa. Pemerintah memastikan fasilitas yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat menjadi bagian dari perhatian dalam masa tanggap darurat.

Dody menegaskan jajaran Kementerian PU di NTT akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait selama proses penanganan berlangsung. Koordinasi tersebut mencakup pemulihan akses jalan, penanganan titik longsor, serta dukungan terhadap kelancaran mobilisasi bantuan dan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak mengingat penanganan pascabencana membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Hasil pemantauan lapangan selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan langkah teknis pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak gempa Flores.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....