Menkomdigi Ajak Media Perkuat Integritas Jaga Kualitas Informasi

  • 07 Feb 2026 23:13 WIB
  •  Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak insan pers menjaga kualitas informasi publik di tengah percepatan digitalisasi dan banjir konten di ruang digital. Ia menegaskan kecepatan penyampaian informasi harus berjalan seiring dengan ketelitian, empati, dan tanggung jawab sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Meutya saat menghadiri pemutaran dan diskusi film 3 Wajah Roehana Koeddoes di Jakarta Selatan, Jumat pagi, 6 Februari 2026. Film tersebut mengangkat sosok Roehana Koeddoes, jurnalis perempuan pertama Indonesia sekaligus Pahlawan Nasional.

Meutya menilai percepatan produksi berita yang tidak diimbangi ketelitian dan empati berisiko melahirkan konten emosional dan menyesatkan. Kondisi ini dinilai dapat merusak kualitas ruang informasi, terutama bagi generasi muda. Ia mengatakan digitalisasi memang mengedepankan kecepatan, namun kepekaan dalam penulisan justru kerap terabaikan. Menurutnya, pada masa sebelumnya, rasa dan empati menjadi unsur penting dalam karya jurnalistik.

Ia juga menegaskan kebebasan pers sejak awal tidak pernah dimaksudkan untuk merendahkan martabat manusia maupun budaya bangsa. Meutya menilai ruang digital saat ini menghadapi tantangan serius karena dipenuhi konten yang tidak mendidik dan berpotensi berdampak buruk bagi publik.

Dalam konteks tersebut, Meutya menyebut semangat Roehana Koeddoes yang telah berkarya sejak 1911 tetap relevan hingga kini. Ia menilai pers lahir sebagai alat pendidikan dan pembebasan, bukan sekadar mengejar kecepatan dan sensasi. Dengan digitalisasi, menurutnya, setiap orang kini dapat menulis dan membangun medianya sendiri, sehingga tanggung jawab etis menjadi semakin penting.

Menjelang peringatan Hari Pers Nasional, Meutya mengajak media arus utama kembali menempatkan data, empati, dan tanggung jawab sosial sebagai fondasi jurnalistik. Ia berharap insan pers mampu menjaga ruang digital Indonesia tetap sehat, beradab, dan melindungi masyarakat dari informasi yang merusak.

Pemerintah menaruh harapan besar agar HPN 2026 menjadi momentum refleksi nasional bagi insan pers untuk memperkuat profesionalisme dan kepercayaan publik. Pers dinilai tetap memegang peran strategis sebagai pilar demokrasi yang bertanggung jawab.

Puncak peringatan HPN 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 9 Februari 2026, di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, dan rencananya akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....