Dinkes Manggarai Barat Ingatkan Warga Waspadai Klaim Rokok Herbal

  • 05 Okt 2026 11:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai Barat mengimbau masyarakat agar mewaspadai promosi rokok herbal yang mengklaim memiliki manfaat bagi kesehatan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap klaim tersebut tanpa didukung bukti ilmiah yang memadai.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Theresia Asmon, menyampaikan imbauan tersebut dalam siaran Labuan Bajo Pagi di RRI Labuan Bajo, Sabtu 3 Oktober 2026. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih kritis dalam menyikapi informasi kesehatan yang digunakan untuk memasarkan produk rokok herbal.

“Masyarakat harus kritis sebagai konsumen. Hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah resmi yang membenarkan bahwa rokok herbal aman, apalagi bisa menyembuhkan penyakit. Penjualan dengan klaim kesehatan seperti ini sangat berisiko menyesatkan publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Theresia menjelaskan, penggunaan bahan herbal tidak serta-merta membuat rokok aman bagi kesehatan. Asap yang dihasilkan dari pembakaran bahan organik tetap berpotensi mengandung zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan paru-paru dan organ tubuh lainnya.

Menurutnya, penggunaan label herbal dalam promosi produk perlu disikapi secara kritis agar masyarakat tidak menganggap produk tersebut lebih aman atau memiliki khasiat pengobatan tanpa dasar ilmiah yang jelas.

Dinkes Manggarai Barat juga mendorong pengawasan terhadap peredaran produk tembakau yang tidak memenuhi ketentuan. Pengawasan tersebut diperlukan untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat penggunaan produk yang keamanan dan mutunya tidak terjamin.

Theresia mengimbau, agar masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai kesehatan maupun pengobatan agar berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan resmi.

Warga juga diminta tidak menjadikan klaim pada kemasan atau materi promosi, sebagai satu-satunya dasar untuk menilai keamanan dan manfaat suatu produk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....