Layanan Kesehatan Gratis Jangkau 59 Warga Terdampak Bencana di Lokoboko
- 12 Sep 2026 11:26 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Sebanyak 59 masyarakat terdampak bencana di Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Pelayanan yang dilakukan Caritas Indonesia bersama KKP-PMP Keuskupan Agung Ende tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan kesehatan selama masa pemulihan.
ER-DRR Officer Caritas Indonesia, Toufin, saat diwawancarai RRI Ende, Jumat 11 September 2026, mengatakan pelayanan diberikan melalui Pos Pelayanan Kemanusiaan dengan menyesuaikan kondisi dan keluhan masyarakat. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan penerima layanan sebelum mendapatkan pengobatan yang sesuai.
Ia menjelaskan, akses terhadap layanan kesehatan tetap dibutuhkan masyarakat meskipun masa tanggap darurat telah berlalu. Keluhan kesehatan yang muncul selama proses pemulihan perlu diperiksa agar masyarakat dapat memperoleh penanganan sejak dini.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data pelayanan, sebanyak 59 orang telah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan secara gratis. Mereka terdiri atas 25 bayi dan balita, tiga anak-anak, 20 orang dewasa, serta 11 lansia yang terdiri dari dua laki-laki dan sembilan perempuan.
Pelayanan tersebut dilakukan melalui Pos Pelayanan Kemanusiaan sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh pemeriksaan di tengah proses pemulihan. Selain mendapatkan layanan kesehatan, masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai keluhan yang sedang dialami, ujarnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan yang terus diperhatikan dalam respons kemanusiaan Caritas Indonesia bersama KKP-PMP Keuskupan Agung Ende. Pendampingan dilakukan dengan melihat kebutuhan masyarakat di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat menjawab persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat terdampak.
Ia menambahkan, Kehadiran layanan kesehatan gratis juga membantu masyarakat mendapatkan pemeriksaan tanpa harus memikirkan biaya pengobatan. Layanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memantau kondisi kesehatan masyarakat selama menjalani tahapan pemulihan pascabencana.
Ia berharap masyarakat terdampak bencana tidak mengabaikan keluhan kesehatan dan segera memeriksakan diri ketika mengalami gangguan kesehatan. dan berharap pemantauan kondisi kesehatan masyarakat dapat terus dilakukan sehingga proses pemulihan berjalan dengan kondisi kesehatan yang lebih terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....