Lingkar Perut Jadi Indikator Risiko Kesehatan Tubuh
- 11 Sep 2026 20:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter spesialis gizi klinik Putri Sakti menilai lingkar perut penting memantau risiko kesehatan. Menurutnya, berat badan normal belum tentu menunjukkan kondisi tubuh yang sehat secara menyeluruh.
Putri menjelaskan lemak viseral berada di sekitar organ dan meningkatkan risiko berbagai penyakit. Ia menyebut lemak tersebut berbeda dengan lemak bawah kulit yang mudah dicubit sehari-hari.
Karena itu, pemeriksaan lingkar perut menjadi langkah sederhana untuk memantau kondisi tubuh secara rutin. Perempuan disarankan menjaga lingkar perut tetap di bawah 80 sentimeter secara konsisten setiap hari.
Laki-laki disarankan menjaga lingkar perut tetap di bawah 90 sentimeter secara konsisten setiap hari. Putri mengatakan lingkar perut melebihi batas tersebut dapat menjadi tanda obesitas sentral pada seseorang.
Kondisi tersebut berkaitan dengan penumpukan lemak viseral yang berada dekat organ tubuh manusia sehari-hari. Putri menekankan lemak viseral tidak dapat dikurangi melalui sedot lemak maupun penyuntikan secara langsung.
Pengurangan lemak viseral perlu dilakukan melalui pengaturan makan, olahraga, dan perubahan gaya hidup. Menurutnya, perubahan kebiasaan menjadi kunci untuk menurunkan lemak viseral secara bertahap dan konsisten.
Komposisi tubuh juga perlu diperhatikan karena berat badan bukan satu-satunya patokan kesehatan seseorang. Putri menyebut pemeriksaan komposisi tubuh dapat memberikan gambaran lemak dan massa otot tubuh.
Namun, lingkar perut menjadi cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat secara mandiri di rumah. Pengukuran tersebut membantu masyarakat mengenali kemungkinan penumpukan lemak pada bagian perut secara lebih dini.
Putri mengatakan lemak viseral berbeda dengan lemak subkutan yang berada bawah kulit manusia. Lemak viseral menempel pada organ tubuh sehingga risikonya perlu mendapat perhatian lebih serius.
Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan diabetes, kolesterol, asam urat, dan perlemakan hati manusia. Karena itu, masyarakat perlu memperbaiki pola makan serta meningkatkan aktivitas olahraga secara teratur.
Putri mendorong masyarakat tidak hanya berpatokan pada angka timbangan ketika menjaga kesehatan tubuh. Menurutnya, pemantauan lingkar perut dapat menjadi langkah awal menjaga kesehatan jangka panjang masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....