Dokter Bedah Saraf: Otak Perlu Terus Dilatih agar Tetap Sehat
- 26 Agt 2026 12:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter Ryan Keswani menjelaskan tidur, nutrisi, olahraga, dan belajar mendukung kesehatan otak panjang. Menurutnya, otak membutuhkan stimulus agar tetap membangun hubungan baru antarbagian yang bekerja secara aktif.
Belajar hal baru menjadi salah satu bentuk stimulus yang dapat dilakukan rutin. Ryan menyarankan seseorang mengerjakan aktivitas sulit untuk memberikan tantangan lebih bagi kemampuan otaknya.
Tantangan tersebut membantu proses neuroplastisitas dan pembentukan hubungan baru antarjaringan otak manusia sehat. Selain stimulus, tidur berkualitas menjadi faktor penting dalam menjaga fungsi otak sehari-hari.
Ryan menilai kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh jumlah jam tidur seseorang harian. Kebutuhan tidur setiap orang berbeda karena karakteristik tubuh dan pola tidur masing-masing individu.
Nutrisi juga berperan penting karena otak membutuhkan energi untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh. Ryan menyebut protein dan nutrisi seimbang diperlukan untuk mendukung perkembangan serta fungsi otak.
Menurutnya, suplemen sebaiknya digunakan berdasarkan kebutuhan pribadi dan data pemeriksaan kondisi tubuh lengkap. Pemeriksaan kesehatan membantu seseorang mengetahui kondisi nutrisi sebelum menentukan kebutuhan suplemen tertentu individu.
Olahraga juga mendukung proses belajar karena tubuh menghasilkan zat bernama BDNF ketika bergerak. BDNF disebut membantu proses neuroplastisitas dan mendukung kemampuan seseorang dalam belajar lebih optimal.
Ryan juga menjelaskan fungsi otak dapat menurun ketika seseorang memasuki proses penuaan alami. Namun, penurunan tersebut tidak berarti kemampuan otak berhenti berkembang sepanjang kehidupan manusia normal.
Neuroplastisitas memungkinkan otak terus belajar selama seseorang memberikan stimulus secara konsisten dan tetap. Menurut Ryan, faktor pembatas perkembangan otak terkadang berasal dari keengganan belajar sendiri sepenuhnya.
Karena itu, masyarakat dianjurkan tetap belajar dan menantang kemampuan dirinya terus sepanjang usia. Kebiasaan tersebut dapat membantu mempertahankan kemampuan kognitif serta fungsi otak lebih lama.
Ryan menekankan pentingnya menjaga otak sejak muda karena organ tersebut tidak dapat diganti. Menurutnya, kebiasaan yang dilakukan sekarang dapat memengaruhi kondisi otak kita pada masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....