Dinas Kesehatan Sikka Perkuat Layanan Primer Berbasis Siklus Hidup Masyarakat

  • 07 Agt 2026 13:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka terus memperkuat layanan kesehatan primer sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan pelayanan di Posyandu, Pustu, Puskesmas hingga rumah sakit. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, S.Si., Apt., M.H., dalam program Indonesia Sehat RRI Pro 1 Ende, Jumat, 7 Agustus 2026.

Petrus menjelaskan, salah satu program prioritas yang dijalankan adalah mendukung Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari transformasi layanan primer nasional. Penguatan layanan juga dilakukan melalui pendekatan berbasis siklus hidup yang mencakup ibu hamil, ibu bersalin, bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia agar pelayanan kesehatan lebih terintegrasi dan berkesinambungan.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka telah memperkuat kapasitas kader Posyandu melalui pelatihan 25 kompetensi dasar serta pendampingan tenaga kesehatan di seluruh wilayah. Hingga kini, sebanyak 687 Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, dengan dukungan koordinasi Pustu dan Puskesmas.

Di bidang pengendalian penyakit, Petrus mengungkapkan HIV, tuberkulosis (TBC), dan gangguan kesehatan jiwa masih menjadi perhatian utama di Kabupaten Sikka. Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya deteksi dini, skrining kesehatan, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi layanan kesehatan untuk mempercepat pemetaan dan penanganan berbagai penyakit di masyarakat.

Menurut Petrus, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Ia mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, serta memastikan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif agar pelayanan kesehatan dapat diakses secara optimal.

Petrus menambahkan, capaian Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Sikka telah melampaui target nasional pada tahun sebelumnya dan kini menempatkan daerah tersebut di posisi kedua di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data hasil skrining tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan dan strategi Dinas Kesehatan dalam memperkuat upaya promotif, preventif, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....