Dokter Naturopati Sebut Jus Buah Tak Selalu Lebih Sehat daripada Buah Utuh
- 04 Agt 2026 07:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter naturopati Hans Kristian mengingatkan konsumsi jus buah tidak selalu lebih sehat dibanding buah utuh. Alasannya, proses pembuatan jus dapat mengubah komposisi serat yang dikonsumsi.
Hans mengatakan masyarakat sering menganggap semua jus identik dengan makanan sehat. Anggapan tersebut menurutnya perlu dipahami secara lebih menyeluruh.
Ia menjelaskan buah utuh mengandung serat larut dan serat tidak larut secara bersamaan. Kedua jenis serat memiliki fungsi berbeda bagi tubuh.
"Kalau konsumsi buah dalam bentuk jus, gula yang kita dapatkan akan berlebihan," katanya dalam podcast Room For Improvement.
Hans menerangkan jus umumnya hanya menyisakan sebagian jenis serat setelah proses penyaringan. Kondisi tersebut membuat tubuh menerima gula lebih cepat.
Ia tidak menyarankan masyarakat sehat menjadikan jus sebagai konsumsi rutin setiap hari. Buah utuh dinilai lebih baik karena komposisi gizinya tetap lengkap.
Namun, Hans menilai konsumsi jus masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Pola makan harian tetap menjadi faktor utama penentu manfaatnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat tidak mudah percaya pada klaim detoks menggunakan jus. Menurutnya, tubuh telah memiliki organ yang menjalankan proses tersebut secara alami.
Hans menjelaskan hati, ginjal, paru-paru, kulit, dan organ lain berperan mengeluarkan zat sisa tubuh. Karena itu, jus bukan satu-satunya cara menjaga fungsi detoksifikasi.
Masyarakat diimbau lebih mengutamakan pola makan seimbang daripada mengikuti tren kesehatan sesaat. Pemahaman gizi yang benar dinilai membantu menjaga kesehatan jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....