Dokter Paru Ungkap Alasan Vape Bisa Jadi Jalan Masuk Kecanduan Nikotin

  • 27 Jul 2026 15:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter spesialis paru mengingatkan vape tidak selalu menjadi solusi berhenti merokok. Justru, vape berpotensi menjadi pintu masuk kecanduan nikotin pada banyak pengguna.

Dokter Spesialis Paru Subspesialis Onkologi, dr. Jaka Pradipta, menjelaskan tujuan awal vape sebenarnya membantu perokok berhenti. Namun, perkembangan industri membuat fungsi tersebut bergeser menjadi produk konsumsi baru.

Menurut Jaka, desain menarik serta beragam pilihan rasa membuat vape mudah diterima masyarakat. Kondisi itu juga mendorong anak muda mulai mengenal nikotin sejak usia lebih dini.

"Vape bisa membantu berhenti merokok, tetapi juga menjadi pintu masuk kecanduan nikotin," kata dr. Jaka dalam podcast Raditya Dika, Jumat, 20 Juli 2026.

Ia menjelaskan kandungan tar pada vape memang lebih rendah dibandingkan rokok konvensional. Namun, nikotin tetap menjadi zat adiktif yang memicu ketergantungan pada penggunanya.

Pengguna vape juga dinilai lebih mudah mengisap nikotin sepanjang hari tanpa disadari. Kondisi tersebut membuat asupan nikotin bisa melebihi pengguna rokok biasa.

Menurutnya, kebiasaan itu semakin berbahaya karena dilakukan secara berulang setiap hari. Akibatnya, tubuh akan terus menerima paparan nikotin dalam jumlah besar.

"Kalau mau berhenti ya berhenti total, jangan substitusi dengan yang lain," ujarnya.

Jaka mengatakan cairan vape mengandung berbagai bahan yang tidak semestinya masuk ke saluran pernapasan. Paparan berulang dapat memicu peradangan hingga meningkatkan risiko gangguan paru.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah percaya anggapan bahwa vape sepenuhnya aman bagi kesehatan. Upaya berhenti merokok sebaiknya dilakukan secara menyeluruh dengan pendampingan tenaga kesehatan bila diperlukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....