Dokter Ortopedi : Latihan Beban Wajib untuk Cegah Penyakit dan Pengapuran
- 21 Jul 2026 09:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter spesialis ortopedi, dr. Henry Suhendra, Sp.OT(K), menegaskan latihan beban perlu menjadi bagian dari rutinitas olahraga masyarakat. Menurutnya, olahraga kardio saja belum cukup untuk menjaga kesehatan dan mempertahankan massa otot.
Pernyataan tersebut disampaikan Henry dalam podcast Helmy Yahya Bicara, Senin, 20 Juli 2026.
Henry mengatakan masih banyak masyarakat yang hanya mengandalkan jalan kaki atau jogging sebagai aktivitas fisik. Padahal, latihan tersebut belum mampu mempertahankan kekuatan dan massa otot secara optimal.
Ia mengutip rekomendasi American Heart Association yang menganjurkan masyarakat mengombinasikan latihan kardio dengan latihan beban secara rutin.
"Latihan beban harga mati. Minimal dua sampai tiga kali seminggu harus dilakukan," kata Henry.
Menurutnya, kekuatan otot berperan penting dalam menjaga fungsi sendi, terutama lutut. Otot bokong menjadi salah satu penopang utama yang membantu mengurangi risiko pengapuran pada sendi lutut.
Henry juga menyarankan pekerja kantoran melakukan 10 kali gerakan squat setiap satu jam. Kebiasaan sederhana tersebut dinilai lebih bermanfaat dibanding hanya berfokus mengejar target 10.000 langkah per hari.
Selain berolahraga, Henry mengingatkan pentingnya menerapkan empat pilar kesehatan, yaitu pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup, serta kemampuan mengelola stres.
Menurutnya, pola hidup tidak sehat dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya beban pelayanan kesehatan.
"Kalau Anda tidak olahraga, Anda membebani pemerintah. BPJS jebol karena masyarakat banyak yang sakit," ujarnya.
Henry mengajak masyarakat mulai membangun gaya hidup sehat sejak usia 30 tahun. Pada usia tersebut, massa otot mulai mengalami penurunan secara alami sehingga perlu dijaga melalui aktivitas fisik yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....