Dokter Spesialis Bedah Saraf: Kebiasaan Menunduk Main Gawai Memicu Text Neck

  • 21 Jul 2026 15:49 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter Spesialis Bedah Saraf Mahdian Nur Nasution mengingatkan bahaya fenomena text neck akibat gawai. Kondisi tersebut makin banyak menyerang generasi muda akibat kebiasaan main gawai sambil menunduk.

Mahdian menjelaskan salah satu penyebab fenomena ini adalah akibat durasi penggunaan gawai yang sangat tinggi. Banyak generasi muda bahkan dapat menatap layar gawai hingga belasan jam setiap hari.

Keterangan tersebut disampaikan Mahdian dalam podcast bersama Helmy Yahya , Senin, 20 Juli 2026. Ia mengatakan postur tubuh yang buruk menjadi penyebab utama kerusakan leher.

Posisi kepala yang menunduk dalam jangka panjang memicu ketegangan otot serta pembengkakan sendi. Bantalan tulang leher sangat berisiko menjadi menonjol hingga menjepit saraf pusat.

Gejala awal text neck ditandai dengan rasa kaku pada area leher. Rasa sakit pada leher sering kali akan menjalar hingga ke bagian kepala.

Mahdian mengungkapkan banyak masyarakat keliru menganggap gejala ini sebagai kaku bahu biasa. Namun, pemeriksaan medis membuktikan sebagian besar kasus disebabkan oleh saraf kejepit.

Masyarakat diimbau untuk memperbaiki posisi tubuh saat menggunakan laptop ataupun ponsel. Hindari juga kebiasaan bermain gawai dengan posisi bantal terlalu tinggi.

Pengguna gawai disarankan menyelingi aktivitas duduk setiap satu jam sekali. Aktivitas berjalan kaki selama lima menit efektif merelaksasi otot yang tegang.

Berenang adalah olahraga yang sangat dianjurkan untuk memperkuat otot tulang belakang. Latihan fisik secara konsisten juga dapat mencegah kerusakan struktur leher sejak dini.

Mahdian meminta masyarakat segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami kesemutan berulang. Penanganan medis secara dini mencegah risiko kecacatan atau kelumpuhan permanen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....