Waspada Komplikasi Diabetes Melitus Melalui Kontrol Rutin
- 16 Feb 2026 11:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Penyakit diabetes melitus memerlukan penanganan yang komprehensif agar penderita tetap dapat menjalani aktivitas harian dengan kualitas hidup yang optimal. Langkah utama bagi pasien yang telah terdiagnosis adalah memastikan hilangnya gejala klinis agar tubuh tetap berfungsi layaknya orang sehat.Hal ini disampaikan dalam obrolan kesehatan program Indonesia Sehat Pro1 RRI Ende, Jumat, 13 Februari 2026.
Dokter. Iin Alvriani Amran, Sp.PD menjelaskan pentingnya pengendalian melalui obat dan gaya hidup. Edukasi mengenai kepatuhan minum obat dan kontrol rutin ke dokter menjadi fondasi utama dalam mencegah keparahan penyakit.
Komplikasi diabetes melitus dikenal sangat luas dan dapat menyerang berbagai organ vital jika kadar gula darah tidak terkendali. Salah satu dampak yang sering dirasakan pasien adalah gangguan saraf atau neuropati yang ditandai dengan munculnya sensasi kram.
Sensasi kram dan kesemutan ini biasanya menyerang bagian ujung-ujung jari kaki maupun tangan bagi penderita yang sarafnya mulai terdampak. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat, gangguan ini dapat berkembang menjadi luka yang sulit disembuhkan atau pembusukan organ.
Selain saraf, diabetes juga menyerang pembuluh darah besar yang dapat memicu terjadinya serangan stroke bagi para penderita. Risiko penyumbatan pada jantung juga menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai oleh setiap pasien diabetes melitus di Indonesia.
Kerusakan pada pembuluh darah kecil akibat kadar gula yang tinggi juga sering menyasar organ ginjal dan kesehatan mata penderita. Gangguan fungsi ginjal ini sering kali menjadi komplikasi permanen yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan biaya yang besar.
Pencegahan komplikasi sistemik ini hanya bisa dilakukan melalui disiplin tinggi dalam menjalankan pola hidup sehat dan manajemen stres. Dokter menekankan bahwa dukungan keluarga sangat diperlukan untuk memastikan pasien tidak lalai dalam mengonsumsi obat-obatan yang telah diresepkan.
Melalui program Indonesia Sehat, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa diabetes bukanlah akhir dari segalanya asalkan dikelola dengan benar. Kesadaran untuk melakukan deteksi dini menjadi kunci utama dalam menekan angka komplikasi penyakit tidak menular di
wilayah Ende.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....