Dokter Larang Pindahkan Obat dari Kemasan

  • 05 Feb 2026 07:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Masyarakat diimbau tidak memindahkan obat dari kemasan aslinya ke wadah lain karena berisiko menimbulkan kesalahan konsumsi dan menurunkan keamanan obat.

Dokter Umum dr. Yosefa Lily Londa menegaskan, kemasan asli obat berfungsi sebagai pelindung sekaligus identitas penting yang memuat informasi dosis, aturan pakai, hingga masa kedaluwarsa.

Hal tersebut disampaikannya dalam siaran Indonesia Sehat Pro 1 RRI Ende, Jumat, 30 Januari 2026. Menurutnya, kebiasaan memindahkan obat ke plastik klip atau wadah lain hanya demi kepraktisan atau estetika sangat berbahaya bagi keselamatan pasien.

“Obat bisa tertukar karena lupa, belum lagi risiko kontaminasi dari tangan yang tidak higienis saat dipindahkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, paparan udara, cahaya, dan kelembapan yang tidak sesuai juga dapat merusak zat aktif obat, sehingga khasiatnya tidak lagi optimal saat dikonsumsi.

Terkait obat cair, dr. Lily mengingatkan batas aman penggunaan obat sirup setelah segel dibuka. Untuk sirup pabrikan, masa konsumsi yang disarankan hanya sekitar satu hingga tiga bulan sejak pertama kali dibuka.

Sementara itu, obat sirup racikan memiliki batas penggunaan yang jauh lebih singkat. “Obat sirup racikan hanya boleh digunakan maksimal tujuh hingga empat belas hari karena kestabilan kimianya rendah,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menuntut hasil instan dari proses pengobatan. Jika keluhan tidak membaik setelah obat habis, pasien disarankan kembali berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lanjutan.

Dalam kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan tambahan atau merujuk pasien ke dokter spesialis guna memastikan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Edukasi kepatuhan minum obat secara rutin dan sesuai anjuran menjadi kunci keberhasilan terapi. Masyarakat diimbau tidak membeli obat sembarangan atau mengubah dosis tanpa pengawasan tenaga medis.

Melalui edukasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat Ende dalam mengelola obat-obatan di rumah semakin meningkat. Menjaga obat tetap dalam kemasan aslinya menjadi langkah sederhana namun krusial demi keamanan dan efektivitas pengobatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....