BAZNAS Ende Gunakan Medsos untuk Transparansi Dana Umat

  • 14 Mei 2026 23:50 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Pemanfaatan media sosial (Facebook dan TikTok) sebagai sarana pelaporan publik untuk mendokumentasikan penyaluran zakat secara visual dan terbuka.
  • Memperkuat kepercayaan (trust) para muzaki dengan memperlihatkan dampak nyata dari dana zakat yang telah disalurkan kepada penerima manfaat.
  • Media sosial digunakan untuk memublikasikan persyaratan dan prosedur bagi calon penerima bantuan guna menjaga keterbukaan informasi.
  • Penerapan sistem verifikasi ketat melalui unggahan dokumen legalitas, pemeriksaan foto lokasi, dan surat keterangan aset dari pemerintah desa untuk mencegah salah sasaran.
  • Masyarakat diundang untuk melakukan pengawasan mandiri terhadap kinerja lembaga melalui akun resmi BAZNAS Kabupaten Ende di platform digital.

RRI. CO. ID, Ende – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ende kini memanfaatkan media sosial sebagai sarana pelaporan publik. Penggunaan Facebook dan TikTok menjadi cara lembaga ini membuktikan transparansi pengelolaan dana umat.

Setiap penyaluran bantuan kepada warga didokumentasikan secara terbuka melalui platform tersebut. Hal ini dilakukan agar para muzaki dapat melihat langsung dampak nyata dari zakat yang mereka berikan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Ende, H. Abdullah Aru Busman menegaskan pentingnya keterbukaan informasi di era digital. Kepercayaan publik merupakan aset terpenting bagi lembaga pengelola zakat.

"Kami sampaikan aktivitas lembaga lewat Facebook dan TikTok agar diketahui masyarakat luas," jelas Abdullah dalam Program Ekonomi Digital Pro 1 RRI Ende Jumat, 24 April 2026.

Selain visualisasi bantuan, media sosial juga digunakan untuk mempublikasikan persyaratan penerima bantuan. Calon penerima wajib mengunggah dokumen legalitas melalui sistem verifikasi yang telah disediakan.

Sistem verifikasi ini mencakup pemeriksaan foto lokasi dan surat keterangan kepemilikan aset dari pemerintah desa. Langkah ketat ini diambil untuk mencegah terjadinya salah sasaran dalam distribusi bantuan.

Melalui transparansi digital, BAZNAS berharap kesadaran warga untuk berzakat semakin meningkat. Masyarakat diundang untuk ikut memantau kinerja lembaga melalui akun resmi BAZNAS Kabupaten Ende.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....