Polisi Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan Tiga Bersaudara

  • 26 Mar 2026 15:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Tim Reserse Kriminal Polres Sikka berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku penganiayaan berat terhadap tiga kakak beradik di Desa Watukobu, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka. Saat ini, terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sikka.

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Ipda Leonardus Tunga membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, penyidik masih mendalami keterangan guna mengungkap peran pelaku dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Ya benar, telah diamankan satu orang diduga pelaku, saat ini sementara diambil keterangan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Sikka,” ujarnya. Ia menambahkan, tim masih berada di lapangan untuk melakukan penyelidikan lanjutan terhadap terduga pelaku lainnya.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu malam, 25 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 Wita. Lokasi kejadian berada di wilayah Habihogor, RT/RW 004/002, Desa Watukobu.

Tiga korban yang merupakan kakak beradik dilaporkan mengalami luka akibat serangan senjata tajam. Dua di antaranya langsung dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula saat dua korban sedang berada di dalam rumah sambil berkaraoke dengan pintu tertutup. Tiba-tiba seorang pelaku mendobrak pintu dan langsung mengayunkan parang ke arah korban.

Akibat serangan tersebut, satu korban mengalami luka di lengan kanan dan pergelangan kiri. Sementara dua korban lainnya mengalami luka pada bagian bahu belakang, dengan satu di antaranya menderita luka cukup serius.

Ipda Leonardus Tunga menyebut, personel Polsek Kewapante bersama Polres Sikka langsung turun ke tempat kejadian perkara sesaat setelah laporan diterima. Polisi melakukan olah TKP serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.

Hingga kini, motif pelaku melakukan penganiayaan masih belum diketahui secara pasti. Aparat kepolisian terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang serta kemungkinan adanya pelaku lain.

Informasi yang beredar menyebutkan pelaku sempat menyerahkan diri ke Mako Brimob Maumere usai kejadian. Namun, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.

Polres Sikka memastikan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....