Sutradara Leaving Neverland Kritik Keras Biopik Michael Jackson di Bioskop
- 27 Apr 2026 06:52 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, LOS ANGELES – Sutradara film dokumenter Leaving Neverland, Dan Reed, melontarkan kritik pedas terhadap kesuksesan film biopik "Michael" yang kini tengah mendominasi box office global. Dilansir dari ScreenRant, Minggu, 26 April 2026, Reed menilai film tersebut sengaja mengabaikan sisi gelap sang mega bintang demi meraup keuntungan finansial yang besar.
Reed menyatakan kekecewaannya terhadap narasi film yang dianggapnya memoles citra Michael Jackson tanpa menyentuh tuduhan pelecehan seksual anak yang sangat serius. Baginya, langkah Antoine Fuqua sebagai sutradara biopik tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap fakta sejarah yang telah diungkap oleh para korban.
Ketimpangan antara skor penonton yang mencapai 97 persen berbanding terbalik dengan penilaian kritikus yang hanya berada di angka 38 persen pada situs Rotten Tomatoes. Fenomena ini menurut Reed membuktikan bahwa masyarakat lebih memilih menikmati musik sang legenda dibandingkan menghadapi kenyataan pahit di balik kehidupan pribadinya.
Ia juga menyoroti bagaimana pihak ahli waris Michael Jackson menggunakan pengaruh dan kekayaan mereka untuk membungkam kritik serta mempertahankan narasi yang menguntungkan. Reed menegaskan bahwa kekayaan yang melimpah selama ini menjadi tameng bagi sang penyanyi untuk lolos dari jeratan hukum yang adil.
Sutradara dokumenter peraih Emmy tersebut secara terbuka menantang argumen Antoine Fuqua yang menyebut para penuduh Jackson hanya mengincar uang semata. Reed justru membalikkan keadaan dengan menyebut bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam produksi film inilah yang sebenarnya mengejar profit besar.
Wade Robson dan James Safechuck, dua sosok sentral dalam Leaving Neverland, disebut tidak mendapatkan sepeser pun keuntungan dari tuduhan yang mereka sampaikan selama sepuluh tahun terakhir. Kondisi ini kontras dengan pendapatan film biopik yang diprediksi menembus angka ratusan juta dolar Amerika Serikat hanya dalam sepekan penayangan.
Bagi Reed, mengonsumsi karya seni Michael Jackson adalah pilihan masing-masing individu, namun melupakan penderitaan anak-anak yang menjadi korban adalah sebuah kekeliruan moral. Ia mendesak penonton untuk tidak menutup telinga terhadap fakta hukum dan kesaksian yang selama ini coba dihapus oleh industri hiburan.
Meskipun film "Michael" sukses besar di pasar internasional, kritik Reed memberikan perspektif tajam mengenai tanggung jawab moral dalam pembuatan sebuah karya biografi tokoh kontroversial. Debat publik ini diprediksi akan terus memanas seiring dengan rencana pengembangan sekuel film tersebut di masa depan.
Kata Kunci: , Pelecehan Seksual, Ahli Waris Jackson.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....