Dukung Industri Kreatif, RRI Labuan Bajo Jadi Official Media Partner Komodo Tawa 2
- 20 Mar 2026 08:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Labuan Bajo menjadi media partner dalam ajang stand up comedy “Komodo Tawa 2” yang digelar oleh komunitas Stand Up Indonesia Labuan Bajo pada 27–28 Maret 2026.
Keterlibatan RRI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari peran strategis lembaga penyiaran publik dalam mendukung pengembangan kreativitas generasi muda, khususnya di bidang ekonomi kreatif.
Koordinator RRI Labuan Bajo, Desy Natalia, mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen RRI dalam memberikan ruang bagi anak muda untuk berekspresi dan berkembang.
“Ini adalah bentuk dukungan RRI sebagai lembaga penyiaran publik dalam mendorong kreativitas anak muda di Labuan Bajo,” ujarnya.
Ia menegaskan, sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), RRI tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga berperan sebagai media edukasi, hiburan yang sehat, serta pemberdayaan publik.
Menurutnya, kegiatan seperti Komodo Tawa 2 menjadi ruang penting bagi anak muda untuk menyalurkan ide, gagasan, dan keresahan secara kreatif melalui stand up comedy.
Sementara itu, Ketua Stand Up Indonesia Labuan Bajo, Koko Ama, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan RRI terhadap perkembangan komunitas mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada RRI yang selalu memberi ruang bagi kami, baik melalui talkshow maupun dukungan exposure media,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran RRI sebagai media partner memberikan dampak besar dalam memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kegiatan yang diselenggarakan komunitas.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Komodo Tawa 2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem industri kreatif di Manggarai Barat.
RRI Labuan Bajo pun berkomitmen untuk terus hadir sebagai media publik yang mendukung ruang-ruang kreatif masyarakat serta mendorong tumbuhnya talenta lokal yang berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....