Dari Ruang Pengabdian ke Tanah Suci, Sebuah Perjalanan Penuh Syukur
- 10 Mei 2026 12:53 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende — Suasana di Masjid Ar-Rabithah, Sabtu, 9 Mei 2026, terasa berbeda bagi Nur Din Ibrahim. Di tengah persiapan keberangkatan jamaah haji, pria asal Rukun Lima itu tampak tenang saat menceritakan perjalanan panjangnya menuju Tanah Suci kepada RRI Ende.
Bagi Nurdin, ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa. Keinginan itu telah lama tersimpan, namun baru benar-benar diwujudkan setelah dirinya pensiun sebagai pegawai negeri sipil pada tahun 2019.
Usai memasuki masa pensiun, ia langsung mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji. Saat itu, sang istri ternyata sudah lebih dulu mendaftar sejak tahun 2014.
“Setelah pensiun saya langsung daftar haji tahun 2019. Istri saya lebih dulu daftar tahun 2014,” ujar Nurdin saat diwawancarai di halaman masjid.
Perjalanan menuju keberangkatan ternyata tidak sepenuhnya mudah. Jika mengikuti antrean normal, Nur Din mengaku dirinya belum masuk jadwal keberangkatan tahun ini.
Namun sebuah regulasi yang memperbolehkan suami mendampingi istri sebagai mahram membuka jalan baginya untuk berangkat bersama pasangan tercinta pada musim haji 2026. Kesempatan itu disambut penuh rasa syukur oleh keluarganya.
Di sela percakapan, Nurdin beberapa kali tersenyum ketika membicarakan dukungan keluarga. Anak-anak mereka disebut ikut memberikan semangat selama proses persiapan keberangkatan.
Bagi dirinya, dukungan keluarga menjadi kekuatan penting selama menyiapkan biaya dan kebutuhan haji. Ia mengaku seluruh proses pelunasan berjalan lancar hingga keluarga sempat menggelar acara syukuran sederhana sebelum keberangkatan.
“Alhamdulillah sampai pelunasan semua berjalan baik. Ada juga syukuran bersama keluarga,” katanya.
Kini, menjelang keberangkatan ke Arab Saudi, Nurdin memilih lebih banyak mempersiapkan diri secara mental dan spiritual. Di usia yang tidak lagi muda, ia berharap perjalanan hajinya bersama sang istri dapat berjalan lancar hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
Bagi Nurdin Ibrahim, masa pensiun ternyata bukan akhir dari perjalanan hidup. Justru dari titik itulah, impian lama untuk menapakkan kaki di Tanah Suci akhirnya perlahan menjadi kenyataan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....