Aldi Cipta Ubah Kreativitas Menjadi Cuan Kuliner
- 07 Sep 2026 08:14 WIB
- Ende
Poin Utama
- Aldi Cipta mengembangkan Funn Ice Cream dan Flores Fried Chicken sebagai bisnis kuliner berbasis kreativitas.
- Flores Fried Chicken mengangkat identitas lokal melalui penggunaan motif tenun ikat Manuhu khas Maumere.
- Pengelolaan cash flow, konsistensi rasa, SOP pelayanan, dan pelatihan karyawan menjadi bagian penting bisnis.
- Inovasi menu dilakukan setiap dua bulan dan promosi diperkuat melalui TikTok serta personal branding.
RRI.CO.ID, Ende - Aldi Cipta membuktikan kreativitas anak muda Flores mampu berkembang menjadi bisnis kuliner dengan identitas lokal dan pasar luas. Pemilik Flores Fried Chicken, Funn Cafe dan Noodle Bar tersebut membagikan pengalaman usahanya melalui talkshow Obrolan Spada Pro Dua RRI Ende, Selasa 11 Agustus 2026.
Berbekal pendidikan Desain Komunikasi Visual, Aldi mengawali karier sebagai fotografer sejak SMA sebelum sempat bekerja sebagai barista. Saat pandemi COVID-19, ia melihat peluang bisnis kuliner sekaligus minimnya merek lokal anak muda Flores yang berdaya saing luas.
Funn Ice Cream kemudian dikembangkan dengan konsep visual bergaya Jepang untuk menarik perhatian konsumen muda melalui modal relatif hemat. Flores Fried Chicken turut dibangun dengan mendaftarkan hak merek resmi serta memadukan motif tenun ikat Manuhu khas Maumere.
“Jangan hanya membuat wacana, lebih baik berani eksekusi dan mulai menjalankan bisnis dari sekarang,” ujar Aldi. Menurutnya, keberanian memulai menjadi pembeda antara gagasan bisnis yang berkembang dan rencana yang hanya berhenti sebagai coming soon.
Dalam menjalankan bisnis, Aldi menekankan pentingnya disiplin mengelola cash flow serta memisahkan biaya produksi dari kebutuhan pribadi. Standar rasa dijaga melalui penimbangan gramasi bahan secara akurat, sedangkan karyawan menjalani pelatihan intensif selama satu bulan.
Inovasi produk dilakukan sekitar dua bulan sekali untuk menjaga minat konsumen sekaligus mengikuti perkembangan pasar kuliner. Aldi juga memanfaatkan personal branding dan media sosial, terutama TikTok, sebagai saluran promosi sekaligus memperkuat kedekatan dengan pelanggan.
“Saya belajar bahwa usaha membutuhkan riset, inovasi, dan keberanian memperbaiki sesuatu yang sebelumnya belum berhasil,” katanya. Pengalaman membangkitkan kembali outlet yang sempat sepi menjadi salah satu pencapaian paling berkesan dalam perjalanan bisnisnya.
Melalui kisah tersebut, Aldi mendorong anak muda Flores tidak takut memulai usaha dari ide sederhana dengan perencanaan matang. Kreativitas, konsistensi kualitas, pengelolaan keuangan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi menjadi modal penting menghadapi persaingan kuliner.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....