Usaha Kue Cucur Jadi Inspirasi Anak Muda
- 24 Jun 2026 15:52 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Di tengah gempuran kuliner modern dan makanan kekinian, usaha Kue Cucur Syalomitha milik Eflin membuktikan bahwa jajanan tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat. Selama 13 tahun terakhir, usaha rumahan tersebut terus bertahan dan berkembang berkat konsistensi menjaga kualitas rasa serta pemanfaatan media sosial untuk pemasaran.
Hal itu disampaikan Eflin saat menjadi narasumber dalam program Muda Kreatif Pro 2 RRI Ende bertajuk “Cucur Kreatif, Cuan Produktif”, Senin, 22 Juni 2026. Ia mengisahkan perjalanan usahanya yang dimulai sejak lulus SMA pada 2013 dengan modal sederhana dan sistem pemesanan terlebih dahulu atau open pre-order (PO).
Menurut Eflin, memilih kue cucur bukan tanpa alasan. Selain menjadi bagian dari tradisi masyarakat Ende dan Flores dalam berbagai acara adat, kue cucur dinilai memiliki cita rasa khas yang sulit tergantikan oleh produk kuliner modern. Keunikan tersebut menjadi peluang usaha yang terus bertahan hingga kini.
Dalam menjalankan usaha, tantangan terbesar bukan pada modal, melainkan menjaga kualitas produk. Eflin menuturkan bahwa proses pembuatan kue cucur membutuhkan ketelitian tinggi, mulai dari pemilihan bahan baku, takaran adonan hingga teknik penggorengan. Kesalahan kecil dapat memengaruhi bentuk maupun rasa produk yang dihasilkan.
| Baca juga: HM Cake Kembangka Tren Wedding Cake |
Usaha yang kini dibantu suaminya itu mampu memproduksi hingga 300 kue cucur per hari. Bahkan, dalam beberapa kesempatan Eflin menerima pesanan dalam jumlah besar mencapai 700 hingga 1.000 buah untuk berbagai kebutuhan masyarakat.
Perkembangan usaha Kue Cucur Syalomitha juga tidak lepas dari peran media sosial. Melalui komunitas jual beli daring di Facebook, produk tersebut dikenal lebih luas hingga menjangkau pelanggan di luar daerah seperti Bali dan Yogyakarta. Kondisi ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional memiliki peluang pasar yang besar apabila dipadukan dengan strategi pemasaran digital.
Eflin berharap usaha yang dirintis sejak remaja itu dapat terus berkembang dan suatu saat memiliki toko sendiri. Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak takut memulai usaha dari skala kecil. Menurutnya, konsistensi dan keberanian untuk memulai menjadi kunci utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....