Produk VCO Fonara Lolos Pameran Internasional Shanghai Tiongkok

  • 08 Jun 2026 07:50 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • VCO milik Fonara dari Flores Timur lolos kurasi nasional untuk mengikuti pameran internasional di Shanghai, Tiongkok.
  • Fonara menjadi salah satu dari lima UMKM NTT yang terpilih mewakili Indonesia dalam ajang tersebut.
  • Produk VCO unggul karena menggunakan metode cold press yang menjaga kandungan asam laurat dalam minyak kelapa.
  • Fonara menyiapkan katalog berbahasa Mandarin, promosi digital, dan kemasan khusus untuk pasar Tiongkok.
  • Keikutsertaan di Shanghai ditargetkan membuka peluang ekspor dan kerja sama bisnis yang berdampak bagi petani kelapa serta UMKM lokal di NTT.

RRI.CO.ID, Flores Timur - Produk Virgin Coconut Oil (VCO) milik UMKM Fonara dari Flores Timur berhasil lolos kurasi nasional untuk mengikuti pameran internasional di Shanghai, Tiongkok. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi produk lokal Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi daerah di tingkat global.

Founder Fonara, Rahman Tukan Hanafi, kepada RRI di wawancara pagi, Senin, 8 juni 2026, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai dari usaha skala rumahan. Berbagai tantangan seperti keterbatasan modal, pemasaran, hingga akses infrastruktur dilalui dengan fokus menjaga kualitas produk agar mampu bersaing di pasar internasional.

Menurut Rahman, VCO terpilih setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat yang melibatkan UMKM dari seluruh Indonesia. Dari NTT, terdapat lima UMKM yang lolos, yakni Fonara dari Flores Timur, Kopi Robusta Bajawa, Moringa dari Soe, Sombrak Coffee dari Kupang, dan Lewis Organik.

Keunggulan utama VCO terletak pada metode produksi sentrifus atau cold press yang digunakan untuk mengekstraksi minyak kelapa tanpa proses pemanasan. Metode tersebut dinilai mampu menjaga kandungan asam laurat yang menjadi salah satu komponen penting dalam Virgin Coconut Oil berkualitas tinggi.

Menjelang pameran di Shanghai, Fonara melakukan berbagai persiapan mulai dari penyusunan katalog berbahasa Mandarin, penguatan promosi digital, hingga penyesuaian kemasan produk sesuai kebutuhan pasar Tiongkok. Selain VCO, Fonara juga akan memperkenalkan produk turunan kelapa lainnya seperti cocopeat dan coco fiber sebagai bagian dari promosi potensi komoditas lokal Flores Timur.

Rahman menargetkan keikutsertaan dalam pameran internasional tersebut dapat membuka peluang kerja sama dagang dan ekspor berkelanjutan. Ia berharap langkah Fonara menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM di NTT untuk terus meningkatkan kualitas produk dan berani menembus pasar dunia dengan mengandalkan potensi lokal yang dimiliki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....