Digitalisasi Buka Peluang UMKM Ngada Tembus Pasar Nasional

  • 17 Mei 2026 11:56 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Digitalisasi memungkinkan unit usaha beroperasi hampir 24 jam nonstop melalui media sosial dan marketplace guna merespons perilaku konsumen yang gemar meriset produk lewat smartphone
  • Keberhasilan go-digital sangat bergantung pada kualitas pengolahan konten, seperti fotografi produk yang menarik dan pemanfaatan alat bantu kecerdasan buatan (AI).
  • Melalui pendampingan intensif, program ini ditargetkan untuk mendorong UMKM di wilayah Flores "naik kelas" demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi keluarga serta daerah.

RRI. CO. ID, Ngada – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Ngada kini memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional. Pemanfaatan platform digital menjadi kunci utama bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan omzet dan membangun branding yang lebih efektif.

Navigator UMKM Digital Ngada, Chrismas Adrianus Uwa menyatakan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Melalui ekosistem digital, produk lokal Ngada dapat diakses oleh konsumen dari luar daerah tanpa batasan fisik.

"UMKM digital bisa menjangkau luar daerah dan dikenal tanpa kehadiran fisik toko," ujar Chrismas saat dalam Program Ekonomi Digital Pro 1 RRI Ende, Jumat, 10 April 2026.

Hingga September 2025, tercatat sekitar 300 UMKM di Ngada telah mendapatkan fasilitasi legalitas berupa NIB dan NPWP. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 UMKM mulai aktif masuk ke dalam ekosistem marketplace milik BUMN.

Digitalisasi ini membantu pelaku usaha untuk tetap beroperasi hampir 24 jam nonstop melalui platform media sosial dan marketplace. Konsumen kini cenderung melakukan riset produk melalui telepon pintar sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian.

Namun, Krismas mengingatkan bahwa keberhasilan di dunia digital sangat bergantung pada kemampuan pelaku usaha dalam mengolah konten. Fotografi produk yang menarik dan penggunaan alat bantu kecerdasan buatan (AI) menjadi nilai tambah dalam pemasaran.

Diharapkan dengan pendampingan yang intensif, semakin banyak UMKM di Flores yang naik kelas. Peningkatan status UMKM ini diyakini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi keluarga dan daerah secara luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....