Endini Buket Ubah Momen Spesial Menjadi Peluang Bisnis Kreatif Inspiratif
- 27 Jul 2026 14:29 WIB
- Ende
Poin Utama
- Novratilova Endini merintis Endini Buket Maumere sejak 2021 setelah lulus SMA.
- Nama Endini merupakan gabungan nama kedua orang tua sebagai identitas usaha keluarga.
- Hari Valentine, Hari Guru, dan musim wisuda menjadi momen dengan permintaan buket tertinggi.
- Tantangan utama usaha adalah keterbatasan bahan baku sehingga harus memesan perlengkapan dari luar daerah.
- Kisah Endini Buket menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memanfaatkan peluang bisnis dari momen-momen spesial.
RRI.CO.ID, Maumere - Program Muda Kreatif Pro 2 RRI Ende menghadirkan pelaku UMKM muda asal Maumere, Novratilova Endini, pemilik Endini Bouquet Maumere, dalam obrolan bertema "Peluang Bisnis di Balik Momen Spesial", Sabtu 20 Juni 2026 . Perbincangan yang berlangsung secara daring mengulas perjalanan Novra membangun usaha buket sejak lulus sekolah menengah atas hingga mampu menjadikan berbagai perayaan sebagai peluang bisnis yang terus berkembang.
Novra mengungkapkan usaha tersebut dirintis pada 2021 dengan berawal dari ajakan kakak sepupunya yang lebih dahulu membuka jasa pembuatan bingkai wisuda. Berbekal keterampilan yang dipelajari secara mandiri, ia mulai membuat buket camilan menggunakan kertas kado sederhana karena keterbatasan bahan baku yang tersedia di Maumere.
Nama Endini sendiri dipilih sebagai identitas usaha karena merupakan gabungan nama kedua orang tuanya. Menurut Novra, permintaan buket terus meningkat seiring bertambahnya momen-momen spesial yang dirayakan masyarakat.
"Hari Valentine menjadi periode paling sibuk. Pembeli bahkan masih datang ke rumah hingga sekitar pukul sebelas malam untuk mengambil pesanan buket," ujarnya.
Selain Hari Valentine, Hari Guru juga menjadi momentum yang selalu menghadirkan lonjakan pesanan dari para pelajar. "Saat Hari Guru saya sempat kewalahan karena banyak siswa datang hampir bersamaan untuk memesan buket. Sementara pesanan buket wisuda cenderung stabil setiap tahun," kata Novra.
Di balik meningkatnya permintaan pasar, Novra mengaku masih menghadapi tantangan dalam memperoleh bahan baku. Sebagian besar kertas pembungkus buket dan perlengkapan dekorasi harus dipesan secara daring dari luar daerah karena pilihan di Maumere masih terbatas.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi kreativitasnya dalam memenuhi berbagai permintaan pelanggan, termasuk pesanan unik berupa buket berisi perlengkapan yang telah disiapkan sendiri oleh konsumen sebagai hadiah pernikahan. Pada sesi permainan cepat, Novra mengungkapkan lebih menyukai pembuatan buket uang dibandingkan buket bunga segar.
Ia juga memilih menerima pesanan dalam jumlah banyak meskipun mendadak serta lebih nyaman bekerja dengan pelanggan yang memberikan ruang untuk berkreasi sesuai konsep yang dirancang. Kisah Endini Buket Maumere diharapkan dapat menginspirasi generasi muda di Flores untuk berani memulai usaha, memanfaatkan peluang dari berbagai momen spesial, serta terus menghadirkan inovasi yang memiliki nilai ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....