Akses Modal UMKM Manggarai Barat Menguat, Bank NTT Salurkan KUR
- 30 Apr 2026 23:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, guna memperkuat akses pembiayaan dan pemberdayaan bagi pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dengan resminya Bank NTT kembali sebagai mitra penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) setelah tidak lagi menyalurkan program tersebut sejak 2019.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Kabupaten Manggarai Barat, Theresia Asmon, mengatakan agenda utama kunjungan Menteri UMKM adalah memperluas akses pembiayaan modal usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di wilayah NTT.
“Bank NTT kini resmi menjadi penyalur KUR bersama bank-bank Himbara, dan peluncurannya dilakukan langsung di Labuan Bajo untuk wilayah NTT,” ujar Theresia, dalam dialog bersama RRI Labuan Bajo, Kamis 30 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan kerja sama antara Kementerian UMKM dan Bank NTT, disertai penyerahan bantuan KUR secara simbolis kepada sejumlah pelaku usaha.
Theresia menjelaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada penyaluran modal, tetapi juga mendorong peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha agar dana yang diterima dapat dikelola secara produktif.
“Modal usaha harus digunakan dengan baik agar usaha berkembang dan tidak menimbulkan kredit bermasalah. Karena itu, perbankan juga perlu memberikan edukasi pengelolaan keuangan,” katanya.
Berdasarkan data pemerintah daerah, jumlah pelaku UMKM di Manggarai Barat saat ini mencapai sekitar 12 ribu usaha, dengan sekitar 5 ribu hingga 6 ribu di antaranya telah mengakses KUR.
Pemerintah daerah berencana melakukan pemetaan lebih rinci terhadap pelaku usaha di setiap kecamatan guna mengetahui wilayah yang masih minim akses pembiayaan, sehingga pendampingan dapat dilakukan lebih optimal.
Selain itu, para pelaku UMKM juga diimbau untuk menghindari pinjaman dari rentenir serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan resmi dengan bunga rendah yang disediakan pemerintah maupun lembaga keuangan terpercaya.
Theresia juga mendorong pelaku usaha untuk aktif mendaftarkan usahanya melalui sistem pendataan resmi pemerintah daerah agar lebih mudah memperoleh akses pelatihan, bantuan usaha, dan kemitraan.
“Pendataan ini penting agar pemerintah dapat memberikan dukungan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan usaha masyarakat,” ujarnya.
Adapun melalui penguatan akses modal, pendampingan usaha, dan digitalisasi data UMKM, pemerintah berharap sektor usaha mikro dan kecil di Manggarai Barat dapat tumbuh lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing di tengah perkembangan sektor pariwisata Labuan Bajo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....