Green Generation Ciptakan Peluang Usaha Siswa
- 28 Apr 2026 20:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Siswa SMA Syuradikara mengembangkan kewirausahaan berbasis lingkungan melalui ektrakulikuler Green Generation dengan mengolah limbah menjadi produk bernilai jual. Inisiatif ini dinilai penting sebagai solusi edukatif atas persoalan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelajar.
Kegiatan ini dibahas dalam Muda Kreatif, Senin, 27 April 2026, menunjukkan bagaimana limbah organik di lingkungan sekolah dimanfaatkan menjadi pupuk kompos dan produk turunan lainnya. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
Koordinator Green Generation, Agata J.I Bari, S.Pd., M.Pd., Gr, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari inisiatif siswa yang ingin berkontribusi terhadap lingkungan. Inisiatif tersebut berkembang menjadi gerakan kolektif yang terstruktur dan berkelanjutan di sekolah.
Produk awal berupa pupuk kompos kemudian berkembang menjadi eco enzyme, sabun organik, hingga lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah. Pengembangan ini menunjukkan kemampuan siswa membaca peluang dari bahan sederhana yang tersedia di sekitar mereka.
Agata menegaskan bahwa aktivitas ini awalnya hanya untuk kebutuhan internal sekolah, namun berkembang setelah mendapat respon positif dari orang tua siswa. “Produk ini akhirnya kami pasarkan karena memiliki nilai ekonomi dan diminati masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi dampak, siswa tidak hanya belajar produksi, tetapi juga memahami manajemen sederhana, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Hal ini menjadi bekal penting dalam membentuk karakter mandiri dan adaptif terhadap kebutuhan ekonomi masa depan.
Partisipasi siswa yang tinggi menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Kegiatan luar ruang yang variatif juga meningkatkan minat belajar dan keterlibatan aktif siswa.
Ke depan, program ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain sebagai model kewirausahaan berbasis lingkungan. Selain mengurangi limbah, pendekatan ini membuka peluang ekonomi baru yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....