Widang Mete, Dari Komunitas Menuju Pasar Luas

  • 28 Jan 2026 21:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Program Cerita Langsung Bersama Komunitas Pro 2 RRI, Senin 26 Januari 2026, menghadirkan Adrianus Carli Nantu, penggerak komunitas usaha Widang Mete. Dalam kesempatan tersebut, Adrianus berbagi kisah tentang usaha olahan kacang mete yang dikembangkan bersama komunitasnya.

Adrianus menjelaskan, Widang Mete merupakan merek usaha yang bergerak di bidang pengolahan kacang mete dan berasal dari Labuan Bajo. Produk ini diolah dari bahan lokal dengan tujuan meningkatkan nilai jual serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Widang Mete ini adalah merek usaha olahan kacang mete yang kami kembangkan bersama komunitas,” ujar Adrianus saat siaran berlangsung. Ia menyebutkan, usaha ini lahir dari keinginan mengangkat potensi lokal Labuan Bajo agar memiliki nilai tambah.

Komunitas Widang Mete dibentuk sebagai wadah belajar dan bekerja bersama. Saat ini, komunitas tersebut beranggotakan lima orang dengan latar belakang usia dan pengalaman yang beragam.

Dalam perjalanannya, komunitas ini mengedepankan kerja sama dan saling berbagi peran. Mulai dari proses pengolahan kacang mete, pengemasan produk, hingga pemasaran dilakukan secara bersama-sama.

Meski masih berskala kecil, Widang Mete terus berupaya menjaga kualitas produk. Menurut Adrianus, konsistensi dan komitmen menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan konsumen.

Ke depan, komunitas Widang Mete tidak hanya menargetkan pasar lokal. Mereka berencana memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah.

“Target kami ke depan adalah ekspor,” kata Adrianus. Ia optimistis produk olahan kacang mete asal Labuan Bajo memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam sesi interaksi dengan pendengar, Adrianus juga menyampaikan pesan bagi anak muda yang ingin memulai usaha. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk memulai dari potensi yang ada di sekitar.

“Jangan terlalu banyak ragu, mulai saja dari apa yang kita punya,” ujarnya. Melalui komunitas usaha, Adrianus berharap semakin banyak generasi muda berani mengembangkan potensi daerah menjadi peluang ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....