Keramahan Masyarakat Indonesia Jadi Kekuatan Pengalaman Wisatawan

  • 30 Sep 2026 12:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Keramahan masyarakat menjadi salah satu kekuatan pariwisata Indonesia dalam membentuk pengalaman wisatawan.

Hal tersebut disampaikan Tour Guide Robertus Waka dalam program OBRAS (Obrolan SPADA) Pro 2 RRI Ende, Senin, 21 September 2026.

Menurut Robertus, wisatawan memang datang karena tertarik pada destinasi dan keindahan alam Indonesia.

Namun, pengalaman wisatawan juga dibentuk melalui interaksi dengan masyarakat lokal selama berada di destinasi.

Cara warga menyambut, membantu, dan memperlakukan wisatawan dapat memengaruhi kesan mereka terhadap suatu daerah.

Robertus menjelaskan, keramahan atau hospitality tidak selalu membutuhkan kemampuan berbahasa asing.

Senyum, sapaan, bantuan memberikan informasi, hingga bahasa tubuh dapat membuat wisatawan merasa diterima di lingkungan baru.

Ia menceritakan pengalamannya saat mendampingi wisatawan menuju Kampung Adat Wologai. Dalam perjalanan, rombongan singgah di sebuah kafe kecil dan tertarik melihat pohon cengkeh.

Wisatawan tersebut belum pernah melihat tanaman cengkeh secara langsung. Setelah mendapat izin pemilik kebun, mereka kemudian melihat tanaman tersebut dan mendapatkan penjelasan.

Pemilik kebun bahkan memberikan cengkeh dalam plastik kecil sebagai kenang-kenangan. Pengalaman sederhana itu membuat wisatawan mengingat orang yang memberikan cengkeh tersebut.

“Wisatawan itu mengingat orang yang mereka temui dibandingkan tempat yang dikunjungi,” ujar Robertus.

Menurut Robertus, pengalaman sederhana bersama masyarakat dapat menjadi cerita yang dibawa wisatawan ketika kembali ke daerah asalnya.

Meski demikian, keramahan masyarakat perlu didukung pelayanan yang profesional. Keamanan, keselamatan, dan kenyamanan juga menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman wisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....