Gotong Royong Jadi Wujud Nyata Bela Negara

  • 20 Sep 2026 07:14 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Gotong royong menjadi salah satu wujud nyata bela negara yang dapat dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membantu warga terdampak bencana. Semangat kebersamaan tersebut dinilai mampu memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat menghadapi berbagai situasi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Nusa Tenggara Timur, Noldy Hosea Pellokila , mengatakan bela negara tidak harus diwujudkan melalui kegiatan pertahanan atau mengangkat senjata. Menurutnya, membantu sesama dan berpartisipasi dalam penanganan bencana merupakan bagian dari pengamalan bela negara.

“Bencana tidak hanya membutuhkan bantuan pemerintah, tetapi solidaritas dan partisipasi masyarakat. Seluruh unsur bangsa harus bersama-sama memperkuat penanganan bencana gempa di Flores,” kata Noldy dalam program Kita Indonesia Pro 1 RRI, Kamis, 17 September 2026.

Noldy menjelaskan, semangat gotong royong perlu dibangun menjadi kebiasaan dan budaya masyarakat, bukan hanya muncul ketika terjadi bencana. Pemerintah Provinsi NTT juga mendorong kegiatan kerja bakti secara rutin dengan melibatkan aparatur pemerintah dan masyarakat.

Dalam situasi pascagempa Flores, masyarakat dari berbagai wilayah NTT turut menunjukkan kepedulian melalui bantuan dan dukungan bagi warga terdampak. Noldy menilai tindakan tersebut memperlihatkan nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Gotong royong bukan sekadar semangat, tetapi harus menjadi jiwa, kebiasaan, dan budaya. Kalau dilakukan terus-menerus, tentu akan menjadi budaya masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....