Sekolah Rakyat Aemuri Dorong Ekonomi Masyarakat Desa Ende

  • 14 Agt 2026 13:14 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kehadiran Sekolah Rakyat di Desa Aemuri diharapkan tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat. Sekolah berasrama tersebut nantinya membutuhkan berbagai kebutuhan pangan yang dapat disediakan oleh masyarakat Desa Aemuri dan sekitarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Mathilda Gaudensia Ilmoe, menjelaskan sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam desil satu dan dua berdasarkan data sosial ekonomi. Anak-anak tersebut akan didata dari seluruh wilayah Kabupaten Ende dan mengikuti proses seleksi sebelum diterima.

Sekolah Rakyat juga menyasar anak-anak yang belum bersekolah, tidak bersekolah, putus sekolah, maupun yang berpotensi putus sekolah. Mathilda menegaskan, keberadaan sekolah tersebut tidak akan mengganggu peserta didik yang saat ini telah bersekolah di satuan pendidikan yang sudah berjalan.

Dari sisi ekonomi, masyarakat Desa Aemuri berpeluang menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi sekolah karena sistem pendidikannya berbentuk asrama. “Diharapkan Desa Aemuri bisa menyiapkan beras sendiri, sayur-sayuran sendiri, ikan, tahu, tempe, telur, dan lain sebagainya,” kata Mathilda.

Ia juga mendorong masyarakat mulai mempersiapkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta usaha pangan sejak sekarang. Kebutuhan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di Desa Aemuri apabila Sekolah Rakyat mulai beroperasi.

Mathilda mengatakan pendidikan di Sekolah Rakyat akan diberikan secara gratis, termasuk fasilitas dan kebutuhan makan minum peserta didik selama berada di asrama. Peserta didik juga harus memperoleh izin dari orang tua untuk mengikuti pendidikan dan tinggal di asrama.

Pemerintah Kabupaten Ende berharap program tersebut dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak. “Sekolah ini gratis. Semuanya gratis, fasilitas semua fasilitasnya didapat, makan minum gratis,” ujar Mathilda, seraya menambahkan tenaga pendidik akan disiapkan melalui kerja sama pemerintah pusat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....