BGN Tutup Permanen 504 Dapur MBG Tak Layak
- 14 Agt 2026 14:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 10 Agustus 2026, sebanyak 504 dapur MBG di berbagai daerah ditutup secara permanen karena dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi.
Kepala BGN Sudaryono dalam Rapat Koordinasi Khusus bersama Menteri Dalam Negeri dan kepala daerah se-Indonesia, Kamis, 13 Agustus 2026, mengatakan, penutupan dilakukan berdasarkan laporan Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia yang disampaikan melalui Kementerian Kesehatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan pangan.
“Laporan per tanggal 10 kemarin ada 504 dapur yang kemudian kami tutup secara permanen karena dinyatakan tidak layak secara sanitasi,” ujar Sudaryono.
Selain 504 dapur yang telah ditutup, sekitar 3.000 dapur MBG lainnya masih menjalani proses pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan di masing-masing daerah. BGN meminta proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan tidak mengabaikan standar keamanan pangan.
Sudaryono menegaskan, aspek keamanan pangan menjadi hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerima manfaat, khususnya anak-anak. Karena itu, dapur yang tidak memenuhi persyaratan sanitasi tidak akan diperbolehkan melanjutkan operasional.
BGN juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan yang terlibat dalam pengawasan serta pemeriksaan dapur MBG. BGN menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam pelaksanaan program.
Langkah penutupan dapur yang tidak layak diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan standar keamanan pangan yang ketat, sehingga makanan yang diterima masyarakat benar-benar aman dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....