Generasi Muda Didorong Lestarikan Nilai Filosofis Compang Manggarai
- 08 Agt 2026 15:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Generasi muda didorong melestarikan nilai filosofis compang sebagai warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Manggarai. "Anak-anak muda perlu dilibatkan agar memahami prosedur ritual dan nilai budaya yang diwariskan leluhur," ujar pemerhati budaya Agustinus Harum, S.Pd., M.M., dalam program Bincang Budaya RRI Ende, Kamis, 6 Agustus 2026.
Agustinus mengatakan pelibatan generasi muda dalam ritual adat kini semakin terbuka dibandingkan masa lalu. Mereka mulai diajak mengikuti proses persiapan hingga pelaksanaan ritual agar memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Menurutnya, perubahan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan tradisi adat Manggarai. Keterlibatan kaum muda juga menjadi sarana pewarisan pengetahuan budaya secara langsung dari para tetua adat.
Ia menjelaskan bahwa compang bukan hanya berupa susunan batu di tengah kampung adat, tetapi juga memiliki nilai filosofis sebagai simbol persatuan masyarakat. Seluruh aktivitas ritual dilaksanakan di compang sebagai wujud penghormatan kepada leluhur dan Sang Pencipta.
Agustinus mengungkapkan bahwa hingga kini berbagai ritual adat, termasuk Penti, masih menjadikan compang sebagai pusat kegiatan. Kondisi itu menunjukkan nilai-nilai budaya Manggarai tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian budaya melalui keterlibatan aktif dalam setiap kegiatan adat. Dengan memahami makna filosofis compang, mereka diharapkan mampu meneruskan tradisi kepada generasi berikutnya.
Agustinus berharap seluruh elemen masyarakat terus mendukung upaya pelestarian compang sebagai simbol persatuan dan identitas budaya Manggarai. Menurutnya, menjaga nilai-nilai budaya merupakan tanggung jawab bersama agar warisan leluhur tetap lestari sepanjang masa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....