Perputaran Ekonomi Jadi Target Utama Festival Bale Nagi 2026

  • 29 Jul 2026 19:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka – Pemerintah Kabupaten Flores Timur menargetkan Festival Bale Nagi 2026 menjadi penggerak perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Festival yang berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 itu diharapkan mampu meningkatkan perputaran uang di masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, Heronimus Lamawuran, mengatakan dampak ekonomi menjadi salah satu indikator utama keberhasilan Festival Bale Nagi. Menurutnya, manfaat festival harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Heronimus mengungkapkan penyelenggaraan Festival Bale Nagi 2025 mencatat perputaran ekonomi lebih dari Rp700 juta selama tiga hari pelaksanaan. Capaian tersebut menjadi dasar optimisme pemerintah daerah untuk mendorong nilai transaksi yang lebih besar pada tahun ini.

"Untuk tahun lalu saja di tahun 2025 itu selama tiga hari pelaksanaan hampir 700 juta rupiah lebih yang beredar di kalangan mereka," Katanya kepada RRI Selasa 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan sektor yang memperoleh manfaat dari festival meliputi pelaku kuliner, perajin cenderamata, penyedia jasa transportasi, hingga usaha penginapan milik masyarakat. Pemerintah juga memberikan ruang yang lebih besar bagi vendor dan pedagang lokal untuk memasarkan produk unggulan mereka selama festival berlangsung.

"Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, tentu saja perputaran ekonomi akan semakin besar sehingga manfaat festival dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Selama pelaksanaan festival, panitia akan memantau dan mencatat nilai transaksi ekonomi yang terjadi setiap hari di kawasan acara. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengukur dampak ekonomi Festival Bale Nagi terhadap masyarakat.

Heronimus mengakui penyelenggaraan festival tahun ini masih menghadapi tantangan berupa cuaca ekstrem yang sempat mengganggu penerbangan dan penyeberangan laut menuju Flores Timur. Meski demikian, panitia memastikan pelaku ekonomi kreatif dari Kabupaten Lembata dan Kabupaten Sikka tetap berpartisipasi untuk memeriahkan Festival Bale Nagi 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....