Ketika Air Mengalir, Ada Harapan yang Tumbuh di Desa Siru
- 10 Jul 2026 23:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pagi itu, suara gemericik air terdengar begitu berbeda di Kampung Beo Siru, Copa, dan Kolong, Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat. Bagi sebagian orang, air yang mengalir dari keran mungkin merupakan hal biasa. Namun bagi warga di tiga kampung itu, suara tersebut adalah pertanda bahwa penantian panjang selama puluhan tahun akhirnya berakhir.
Selama ini, air bersih bukanlah sesuatu yang mudah didapat. Setiap hari, warga harus berjalan cukup jauh, menghabiskan tenaga dan waktu hanya untuk membawa pulang beberapa jeriken air demi memenuhi kebutuhan keluarga. Aktivitas sederhana seperti memasak, mencuci, hingga menyediakan air minum menjadi perjuangan yang tak pernah benar-benar usai.
Melalui Program Wakaf Air Bersih dari Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA), masyarakat Desa Siru memperoleh akses air minum bersih yang dialirkan menggunakan sistem pompa bertenaga surya. Teknologi tersebut memungkinkan air dipompa dan didistribusikan ke permukiman warga secara lebih mudah, sekaligus memanfaatkan energi yang ramah lingkungan.
Senyum bahagia pun menghiasi wajah masyarakat saat air mulai mengalir ke kampung mereka. Bukan sekadar menghadirkan kemudahan, tetapi juga membawa harapan baru bagi kehidupan yang lebih sehat dan produktif.

Perwakilan BWA, Haryadi, mengatakan program penyediaan air bersih ini diharapkan memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, tetapi juga dapat mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi warga.
"Dengan beroperasinya sistem ini, air kini dapat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari," ujarnya kepada RRI, Sabtu 11 Juli 2026.
Bagi warga Desa Siru, kehadiran air bersih berarti lebih banyak waktu untuk bekerja, berkebun, mendampingi anak-anak belajar, dan menjalani aktivitas lainnya tanpa harus disita oleh perjalanan mencari air.
Kepala Desa Siru, Sumardi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Badan Wakaf Al-Qur'an beserta Fadli Daud selaku partner lapangan yang telah memilih Desa Siru sebagai lokasi implementasi Program Wakaf Air Bersih.
Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan paling mendasar yang selama bertahun-tahun dirasakan masyarakat. Air bersih yang kini tersedia bukan hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembangunan desa yang lebih baik.
Ungkapan syukur juga datang dari Sehama, salah seorang penerima manfaat program tersebut. Dengan penuh haru, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan air bersih di kampung mereka.
Baginya, bantuan itu bukan sekadar menghadirkan sumber air, melainkan juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga dan masyarakat. Beban yang selama ini dipikul setiap hari kini terasa jauh lebih ringan.
Di Desa Siru, air yang mengalir hari ini membawa makna yang lebih dalam daripada sekadar memenuhi dahaga. Ia mengalir bersama harapan, kesehatan, dan semangat baru bagi masyarakat untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Sebab, bagi mereka yang pernah merasakan sulitnya memperoleh setetes air bersih, setiap tetes yang kini mengalir adalah anugerah yang tak ternilai harganya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....