VCO Fonara Andalkan Kualitas Produk Lokal Flores Timur untuk Pasar Global
- 09 Jun 2026 17:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Produk Virgin Coconut Oil (VCO) milik UMKM Fonara dari Flores Timur terus memperkuat posisinya sebagai salah satu produk unggulan daerah yang memiliki potensi bersaing di pasar internasional. Dengan mengandalkan bahan baku kelapa lokal dan proses produksi berkualitas, Fonara berupaya memperkenalkan potensi komoditas Flores Timur ke pasar yang lebih luas.
Founder Fonara, Rahman Tukan Hanafi, kepada RRI, Selasa, 9 Juni 2026, menjelaskan bahwa VCO yang diproduksi Fonara menggunakan metode sentrifus atau cold press, yaitu proses ekstraksi minyak kelapa tanpa pemanasan. Metode tersebut memungkinkan kandungan alami, termasuk asam laurat yang menjadi salah satu indikator kualitas VCO, tetap terjaga dengan baik.
Menurut Rahman, pemanfaatan kelapa sebagai bahan baku utama tidak hanya menghasilkan produk kesehatan bernilai tinggi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi petani kelapa di Flores Timur. Karena itu, Fonara terus berupaya mengembangkan produk berbasis kelapa yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
"Fonara ini merupakan produk dari hasil kelapa Flotim yang kami manfaatkan dari hasil panen para petani kelapa di kabupaten Flores Timur, dan kami berharap bisa memberikan manfaat ekonomi bagi para petani kelapa disana," ucapnya.
Selain VCO, Fonara juga mengembangkan berbagai produk turunan kelapa seperti cocopeat dan coco fiber. Produk-produk tersebut dinilai memiliki peluang pasar yang menjanjikan, baik untuk kebutuhan pertanian maupun industri, sehingga dapat memperluas pemanfaatan komoditas kelapa secara berkelanjutan.
Dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin luas, Fonara juga memperkuat promosi digital serta melakukan pengembangan kemasan agar lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk sekaligus memperkenalkan potensi unggulan Flores Timur kepada masyarakat nasional maupun internasional.
"Kami optimis bisa berkembang dan bersaing di pasaran yang lebih luas lagi, dan berharap produk kami bisa semakin menjangkau pasar nasional hingga internasional," katanya.
Rahman berharap semakin banyak pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Dengan menjaga kualitas dan terus berinovasi, produk-produk daerah diyakini memiliki peluang besar untuk berkembang dan dikenal di berbagai pasar dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....