Tokoh Agama Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Toleransi

  • 27 Mei 2026 18:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Hari Raya Idul Adha dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat Flores dan Nusa Tenggara Timur. Semangat pengorbanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam perayaan kurban disebut mampu menjaga harmoni kehidupan masyarakat.

Rohaniwan Katolik sekaligus dosen STIPAR Ende, RD Yosep Aurelius Woi Bule yang biasa disapa RD. Jeff mengatakan, Hari Raya Idul Adha memiliki makna yang sejalan dengan nilai-nilai iman Kristiani tentang ketaatan kepada Tuhan dan pengorbanan demi sesama. Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim mengajarkan umat beriman untuk melepaskan ego pribadi dan lebih mengutamakan kehendak Allah.

“Perayaan ini menunjukkan ketakwaan kepada Allah dengan melepaskan ego individu dan ego sektarian demi membangun persaudaraan,” ujarnya dalam dialog spesial Idul Adha di RRI Ende, Rabu, 27 Mei 2026.

Ia menjelaskan, toleransi merupakan jalan untuk menyatukan berbagai perbedaan yang ada di tengah masyarakat. Perbedaan agama, budaya, dan latar belakang harus menjadi kekuatan untuk saling mengenal dan menghormati, bukan menjadi sumber perpecahan.

Menurut RD Jeff, nilai solidaritas dalam Idul Adha juga terlihat melalui pembagian hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang agama. Ia menilai tindakan berbagi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama.

Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk memperbanyak ruang perjumpaan lintas agama dan menggunakan media sosial secara bijak. Ia berharap anak muda tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah persatuan, tetapi mampu menjadi pelopor toleransi dan perdamaian di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....