Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan Desa

  • 09 Apr 2026 07:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Terik matahari menyengat di Dusun Nataweru, Desa Lusitada, Kecamatan Nita, Rabu 8 April 2026, tak menyurutkan semangat para petani. Di atas lahan seluas 3,5 hektar, hamparan jagung menguning menjadi simbol harapan akan ketahanan pangan yang tumbuh dari kerja keras.

Momentum panen raya ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan penegas kekuatan kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjelma menjadi energi baru dalam membangun ekonomi berbasis desa.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WITA dengan kehadiran jajaran pimpinan Kecamatan Nita. Kapolsek Nita, Yermi Y. B. Soludale, memimpin langsung panen jagung hibrida varietas Bisi 18 bersama Kelompok Tani Lela Pigang.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah ladang menjadi pesan kuat bahwa institusi ini semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga terlibat dalam proses produksi pangan dari awal hingga panen.

Jagung yang dipanen merupakan hasil tanam sejak Desember 2025 dengan masa tanam sekitar empat bulan. Para petani memanfaatkan lahan secara swadaya, membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk tetap produktif.

Hasil panen mencapai sekitar 2.077 kilogram atau setara 2,77 ton jagung tongkol basah. Capaian ini menjadi indikator positif bagi ketahanan pangan sekaligus penguatan ekonomi lokal di tengah fluktuasi harga komoditas.

Bagi masyarakat setempat, jagung bukan sekadar hasil tani, melainkan “emas kuning” yang lahir dari ketekunan dan gotong royong. Nilai tersebut memperlihatkan bahwa desa memiliki potensi besar untuk berdikari secara ekonomi.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Nita, Fransiskus Herpianus Nong Lalang, bersama aparat desa dan unsur terkait lainnya. Hadir pula penyuluh pertanian, Bhabinkamtibmas, serta elemen pembinaan masyarakat yang memberikan dukungan langsung.

Kehadiran lintas sektor ini menjadi gambaran bahwa pembangunan pertanian memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Kolaborasi yang terbangun memperkuat fondasi ketahanan pangan dari tingkat desa.

Kapolsek Nita menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian merupakan bagian dari menjaga stabilitas wilayah. Ia menilai terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat berkontribusi langsung terhadap keamanan dan ketertiban.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14.00 WITA ini ditutup dalam suasana penuh kebersamaan. Tumpukan hasil panen dan canda tawa para petani menjadi bukti eratnya hubungan antara aparat dan masyarakat.

Panen raya di Dusun Nataweru diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Sikka. Dari ladang sederhana ini, pesan besar menguat bahwa kedaulatan pangan berakar dari desa dan kolaborasi yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....