Strategi Efektif Tekan Kemiskinan di NTT

  • 07 Apr 2026 20:59 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Kemiskinan di NTT masih tinggi meski trennya menurun
  • Faktor utama: produktivitas rendah, SDM lemah, dan infrastruktur terbatas
  • Sektor pertanian subsisten mendominasi ekonomi masyarakat
  • Data tidak akurat menyebabkan bantuan sosial tidak tepat sasaran
  • Pemberdayaan berbasis potensi lokal jadi strategi utama
  • UMKM berpotensi menekan kemiskinan jika dikelola dengan baik
  • Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan swasta sangat penting

RRI.CO.ID, Ende - Program siaran Indonesia Cerdas RRI menghadirkan diskusi mengenai strategi pengentasan kemiskinan di daerah pada Rabu, 1 April 2026. Narasumber, Estherlina Sagajoka, menyoroti kondisi kemiskinan di NTT yang masih tergolong tinggi dibanding rata-rata nasional.

Ia menjelaskan, meskipun tren kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, laju penurunannya relatif lambat. Hal ini menandakan bahwa persoalan kemiskinan di NTT masih membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.

Menurutnya, faktor utama penyebab kemiskinan antara lain rendahnya produktivitas sektor pertanian yang masih bersifat subsisten. Selain itu, kualitas sumber daya manusia yang belum optimal turut mempersempit peluang masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Keterbatasan infrastruktur dan akses ekonomi juga menjadi penghambat signifikan, terutama di wilayah terpencil. Kondisi ini berdampak pada tingginya biaya distribusi dan rendahnya investasi, yang pada akhirnya memperkuat kemiskinan struktural.

Esterlina menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal sebagai strategi efektif pengentasan kemiskinan. Optimalisasi sumber daya desa dinilai mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi dan mendorong kemandirian masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan data yang akurat dan mutakhir dalam penyaluran bantuan sosial. Ketidaktepatan data dinilai menjadi salah satu penyebab program bantuan tidak tepat sasaran dan kurang berdampak.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan pengentasan kemiskinan. Dengan pendekatan berbasis data, pemberdayaan, serta penguatan ekonomi lokal, upaya penurunan kemiskinan diharapkan lebih efektif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....