Ritual Adat Awali Pembangunan Jembatan Wae Lombur, Wujud Sinergi TNI - Masyarakat

  • 07 Apr 2026 14:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pembangunan Jembatan Kali Wae Lombur di Desa Ngancar, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, resmi diawali dengan ritual adat yang digelar masyarakat setempat, Senin, 6 April 2026. Kegiatan berlangsung di Dusun Pong Sepang, Kampung Buas sebagai bentuk penerimaan alat yang akan digunakan dalam proses pembangunan.

Ritual adat tersebut menjadi bagian penting dari tradisi turun-temurun masyarakat sebagai wujud penghormatan terhadap kearifan lokal. Selain itu, kegiatan ini juga dimaknai sebagai doa bersama untuk memohon keselamatan dan kelancaran selama proses pembangunan jembatan berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Babinsa Koramil 1630-02/Lembor, Ahmad, yang ikut serta dalam prosesi adat bersama masyarakat. Kehadiran aparat TNI ini mencerminkan kedekatan dan keterlibatan langsung dalam kehidupan sosial budaya warga. Babinsa tidak hanya berperan dalam pendampingan pembangunan, tetapi juga menunjukkan sikap menghargai nilai-nilai budaya lokal yang masih dijaga oleh masyarakat.

Sinergi antara TNI dan warga ini dinilai mampu memperkuat kebersamaan dalam setiap tahapan pembangunan. Dengan diawalinya pembangunan melalui ritual adat, masyarakat berharap seluruh proses dapat berjalan aman, lancar, dan sesuai harapan. Tradisi ini juga menjadi simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam membangun infrastruktur desa.

Ke depan, Jembatan Kali Wae Lombur diharapkan menjadi akses vital yang mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga Desa Ngancar dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....