Jembatan Garuda Dibangun, Akses Watuomok Terbuka Lebar

  • 01 Apr 2026 08:10 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda di Desa Watuomok, Kecamatan Talibura, Senin, 30 Maret 2026. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk memutus keterisolasian akses pendidikan dan ekonomi yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Momentum tersebut menandai dimulainya pembangunan jembatan gantung sepanjang 100 meter yang ditargetkan rampung dalam 30 hari.

Pembangunan jembatan ini melibatkan TNI Angkatan Darat sebagai pelaksana utama. Kehadiran TNI diharapkan mampu mempercepat proses konstruksi di wilayah dengan tantangan geografis yang cukup berat.

Jembatan Garuda akan melayani sedikitnya 1.783 warga Desa Watuomok. Infrastruktur ini juga menjadi solusi atas risiko harian yang selama ini dihadapi warga, terutama anak-anak sekolah.

Sebanyak 127 siswa dari Kampung Wair Bou dan Wae Loke selama ini harus menyeberangi sungai untuk mencapai SDI Blawuk dan SMPN Nebe. Kondisi tersebut kerap membahayakan keselamatan mereka, terutama saat debit air meningkat.

Sekretaris Desa Watuomok, Paulus Pit Geon, mengatakan ketiadaan jembatan menjadi hambatan utama bagi akses dasar masyarakat. Ia menegaskan pembangunan jembatan merupakan kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan.

“Selama ini anak-anak harus menyeberangi sungai dengan risiko tinggi. Jembatan ini menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Bupati Juventus Prima Yoris Kago menegaskan proyek ini merupakan jawaban atas penantian masyarakat selama sekitar 12 tahun. Menurutnya, pembangunan ini tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi intervensi langsung untuk membuka akses pendidikan, memperlancar distribusi ekonomi, dan mempercepat pertumbuhan wilayah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Presiden Prabowo Subianto serta jajaran TNI AD dalam inisiasi pembangunan tersebut. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan memperluas kolaborasi dengan Kodim 1603/Sikka untuk mengusulkan pembangunan jembatan serupa di titik terisolasi lainnya.

Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri pimpinan perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas PUPR Sikka M. Movaldes Da Maga Bapa dan Camat Talibura Fransiskus Ismael. Hadir pula para kepala desa serta tokoh masyarakat yang menyambut antusias dimulainya proyek tersebut.

Pembangunan Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi pengungkit utama konektivitas kawasan Talibura. Selain itu, proyek ini diharapkan menjadi model intervensi cepat bagi wilayah dengan hambatan geografis ekstrem di Kabupaten Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....