Strategi Penyuluhan Pertanian Dorong Ekonomi Desa di Ende

  • 27 Mar 2026 20:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende– Strategi penyuluhan pertanian berbasis kelompok dan pemanfaatan teknologi dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa di Kabupaten Ende melalui peningkatan kapasitas petani dan akses informasi. Penyuluh Pertanian Madya CWS Kabupaten Ende, Theresia Pati, S.Pt., M.Si., mengatakan pendekatan kelompok tani menjadi metode utama dalam pelaksanaan penyuluhan di lapangan.

“Pendekatan kelompok lebih efektif karena petani bisa saling berbagi informasi dan solusi,” ujarnya saat diwawancarai RRI dalam siaran Suara Nusantara, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia menjelaskan selain pertemuan langsung, penyuluh juga memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau petani. Media seperti WhatsApp dan platform digital lainnya digunakan untuk menyampaikan inovasi di bidang pertanian.

Pemanfaatan media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok juga mulai dikembangkan sebagai sarana edukasi. Hal ini bertujuan agar petani dapat lebih cepat mengakses informasi terbaru terkait teknik dan teknologi pertanian.

Program penyuluhan disebut memberikan dampak secara bertahap terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat serta dukungan sarana dan prasarana.

Selain itu, penyuluh terus mendorong petani untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan pola tanam. Pendampingan dilakukan agar petani mampu meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.

Thresia Pati menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program tersebut. “Dengan dukungan kebijakan dan fasilitas yang memadai, penyuluhan pertanian dapat menjadi penggerak utama ekonomi desa,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....