Bhabinkamtibmas Hokor Pantau Lahan Hortikultura Dukung Ketahanan Pangan
- 19 Mar 2026 20:50 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong hingga ke tingkat desa melalui keterlibatan aktif aparat dan masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas menjadi salah satu ujung tombak dalam memastikan program tersebut berjalan efektif di lapangan.
Langkah konkret terlihat di Desa Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 12.00 WITA. Bhabinkamtibmas Desa Hokor, BRIPKA Herybertus Fahik, turun langsung memantau lahan hortikultura milik warga.
Pemantauan dilakukan di RT 012/RW 005, Dusun Pomat, pada lahan milik Mama Rosa Delima. Ia merupakan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “Pesoniur” yang aktif mengembangkan tanaman hortikultura.
Kegiatan ini tidak sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari pendampingan terhadap petani dalam meningkatkan produktivitas. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di sektor pertanian.
Dalam pemantauan tersebut, BRIPKA Herybertus melakukan pengecekan kondisi lahan dan perkembangan tanaman secara langsung. Lahan seluas sekitar 15 x 25 meter persegi itu diketahui belum memiliki sertifikat resmi.
Beragam tanaman hortikultura ditanam di atas lahan tersebut, seperti cabai, semangka, dan blewah. Tanaman itu mulai ditanam sejak 2 Maret 2026 dan kini memasuki usia sekitar 14 hari dengan kondisi pertumbuhan yang tergolong baik.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Petani pun merasa diperhatikan dan didukung dalam menjalankan usaha pertanian mereka.
Kegiatan ini turut melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Hokor, Fransiskus Moa, serta Ketua Kelompok Tani Ketapang Mandiri, Agustinus. Sejumlah anggota kelompok tani juga hadir dan berperan aktif dalam pengelolaan lahan.
Respons positif datang dari para petani yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan langsung. Mereka menilai kehadiran polisi tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga motivasi untuk terus mengembangkan pertanian.
Sinergi antara aparat kepolisian, penyuluh, dan kelompok tani diharapkan terus terjaga dan semakin kuat. Kolaborasi ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan produksi serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai tanpa kendala berarti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....