Relawan Lintas Iman Temukan Warga Hidup Tanpa Kepastian di Manggarai Timur
- 18 Mar 2026 21:51 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Penyaluran bantuan sembako oleh LSM Insan Lantang Muda (ILMU) di wilayah pesisir selatan Manggarai Timur membuka potret nyata kondisi sosial masyarakat yang masih memprihatinkan.
Di balik kegiatan kemanusiaan tersebut, relawan menemukan sejumlah kisah yang menggugah. Salah satunya seorang perempuan lanjut usia yang hidup sebatang kara dan berusaha membangun rumah sederhana dari material yang dikumpulkan di pesisir.
Tidak hanya itu, tim juga mendapati dua anak usia sekolah dasar yang harus hidup mandiri setelah ditinggal orang tua merantau. Keduanya menjalani hari tanpa pendampingan, termasuk dalam memenuhi kebutuhan makan dan pendidikan.
Ketua LSM ILMU, Doni Parera, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi beras lima kilogram, minyak goreng, telur, dan gula untuk puluhan keluarga kurang mampu.
“Kegiatan ini tidak hanya soal bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian kemanusiaan lintas iman,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.
Menurutnya, temuan di lapangan menunjukkan masih banyak warga yang belum tersentuh secara optimal oleh program bantuan sosial.
Beberapa penerima bahkan mengaku sudah berhari-hari tidak mengonsumsi nasi sebelum bantuan tiba.
Kondisi tersebut mendorong ILMU untuk mengambil langkah lanjutan, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membantu pengurusan dokumen kependudukan warga.
Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat mengakses program bantuan pemerintah seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan bantuan sosial lainnya.
Gerakan ILMU sendiri melibatkan relawan dari berbagai latar belakang agama yang bekerja bersama tanpa sekat.
Nilai kemanusiaan menjadi dasar utama dalam setiap kegiatan yang dilakukan di lapangan.
Ke depan, organisasi ini berencana memperluas program pemberdayaan berbasis lingkungan dan ekonomi masyarakat guna menciptakan dampak yang lebih berkelanjutan.
Doni mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Menurutnya, solidaritas dan kebaikan yang dibangun bersama dapat menjadi harapan bagi mereka yang masih hidup dalam keterbatasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....