Kemenag Flores Timur Tanam 450 Fragmen Karang di Pantai Batumea
- 21 Jul 2026 16:29 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Larantuka – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menanam 450 fragmen karang di kawasan Pantai Batumea, Kelurahan Larantuka, Jumat 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Asta Protas bidang Penguatan Ekoteologi sekaligus mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir.
Aksi pelestarian lingkungan itu melibatkan sekitar 70 peserta dari berbagai unsur pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Kegiatan diawali dengan aksi bersih pantai, doa bersama, penyerahan piagam penghargaan, kemudian dilanjutkan penanaman fragmen karang.
Penanaman diinisiasi Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) San Dominggo bersama Tim Romantika Larantuka mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Gadjah Mada Tahun 2026. Kegiatan turut melibatkan Kelompok Kerja Penyuluh Agama Katolik Kemenag Flores Timur, Pemerintah Kecamatan Larantuka, Pemerintah Kelurahan Larantuka, Karang Taruna, Orang Muda Katolik Paroki Katedral Larantuka, serta warga pesisir.
Sebanyak 450 fragmen karang ditransplantasikan menggunakan delapan media tanam yang terdiri atas tujuh rangka besi berbentuk spider web dan satu meja besi berukuran dua kali satu meter. Fragmen yang ditanam didominasi karang bercabang yang sebelumnya patah di sejumlah titik perairan dan dimanfaatkan kembali melalui metode transplantasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, mengatakan keterlibatan Kemenag merupakan wujud nyata implementasi penguatan ekoteologi. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kementerian Agama bukan hanya mengurus persoalan agama dalam arti sempit. Kami juga memiliki tanggung jawab membangun kesadaran bersama untuk merawat lingkungan hidup sebagai bagian dari pengamalan iman," ujar Yosef.
Ia berharap kegiatan pelestarian lingkungan tidak berhenti pada aksi sesaat, tetapi menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir bagi generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....