GP Ansor Ende Tekankan Akhlak dan Nasionalisme Generasi Muda
- 14 Mar 2026 14:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Ketua PC GP Ansor Kabupaten Ende, Muammar Abubakar, menegaskan bahwa pembinaan akhlak dan semangat nasionalisme bagi generasi muda merupakan hal yang sangat penting dan harus menjadi pondasi utama dalam kehidupan. Menurut Muammar, keseimbangan antara akhlak dan rasa cinta tanah air perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Pembinaan akhlak dan nasionalisme harus berjalan seimbang. Akhlak kita jalankan, cinta tanah air juga kita jalankan, sehingga setiap langkah yang kita ambil memiliki arah yang jelas,” ujarnya ketika menjadi Narasumber Talkshow Keindonesiaan yang digelar RRI Ende di MAN Ende, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda saat ini memiliki akses yang sangat besar terhadap media sosial. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang sekaligus tantangan dalam pembinaan karakter generasi muda.
Muammar mengingatkan bahwa tanpa adanya fungsi kontrol dari lingkungan, baik dari orang tua maupun dari generasi yang lebih tua, penggunaan media sosial dapat disalahgunakan. Dirinya juga mengingatkan bahwa fungsi kontrol utama dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah hingga lingkungan masyarakat.
“Anak-anak sekarang memiliki potensi besar dalam penggunaan media sosial. Karena itu mereka harus belajar menyaring informasi dan bijak dalam menggunakannya,” katanya.
Ia juga mengimbau generasi muda agar tidak menjadikan media sosial sebagai kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, media sosial harus dimanfaatkan secara positif dan tidak digunakan untuk menyebarkan informasi yang belum tentu benar.
| Baca juga: Anak Muda Diminta Siap Pimpin Indonesia |
Selain itu, Muammar menekankan bahwa penanaman nilai nasionalisme dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, kata dia, dengan menaati aturan, menjaga ketertiban, serta membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Hal-hal kecil seperti itu sebenarnya adalah bagian dari membangun karakter dan kecintaan terhadap tanah air,” jucapnya.
Sebagai organisasi kemasyarakatan, GP Ansor juga memiliki berbagai kegiatan internal yang bertujuan membentuk karakter para kader. Melalui proses pengkaderan tersebut, nilai-nilai keislaman dan kebangsaan ditanamkan secara berkelanjutan kepada anggota.
Muammar mengakui bahwa perkembangan tren di kalangan anak muda saat ini juga menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan generasi muda. Menurutnya, tidak semua tren harus diikuti. Generasi muda perlu bersikap bijak dalam menyikapi setiap tren yang berkembang di masyarakat.
“Kalau tren itu positif dan membawa dampak baik, silakan diikuti. Tetapi kalau berdampak negatif, sebaiknya ditinggalkan,” ujarnya.
Ia berharap generasi muda dapat lebih bijak dalam menentukan pilihan, mengingat perjalanan hidup mereka masih panjang dan memiliki banyak peluang untuk berkembang di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....