Wabup Ende Resmikan Dapur Makan Bergizi Yayasan Arruman

  • 11 Mar 2026 18:29 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Wakil Bupati Ende, DR. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes atau Wabup Domi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi (MBG) milik Yayasan Arruman Matsabah di Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur pada rabu 11 Maret 2026. Peresmian fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemenuhan gizi anak sekolah di daerah itu.

Kehadiran dapur makan bergizi ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas gizi anak sekaligus menjaga standar mutu makanan yang dikonsumsi peserta didik. Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan gizi bagi anak-anak di Kabupaten Ende.

Dalam sambutannya, Wabup Domi mengatakan percepatan program pemberian makan bergizi gratis menjadi perhatian pemerintah pusat. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi nasional di Sentul, Bogor, yang mendorong seluruh daerah bergerak cepat menjalankan program tersebut.

Menurutnya, tidak semua kabupaten mampu menjalankan program dengan kecepatan yang sama. Namun di Kabupaten Ende, meski berjalan secara bertahap, progres pelaksanaan program terus menunjukkan perkembangan.

Ia menegaskan program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemberian makanan kepada anak-anak sekolah dan ibu hamil. Program ini, kata dia, merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi masa depan yang sehat dan produktif.

Generasi yang disiapkan melalui program tersebut diharapkan mampu menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan kondisi fisik dan mental yang kuat. Dengan pemenuhan gizi yang baik sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh sehat serta memiliki daya saing tinggi.

Wabup Domi juga menekankan pentingnya upaya pencegahan stunting melalui program pemenuhan gizi. Ia berharap anak-anak usia sekolah, balita, hingga bayi yang lahir saat ini dapat tumbuh tanpa mengalami gangguan pertumbuhan.

Menurutnya, peningkatan kualitas gizi terbukti mampu memengaruhi kualitas sumber daya manusia. Ia mencontohkan perubahan postur tubuh masyarakat di berbagai negara Asia yang semakin tinggi seiring membaiknya kualitas gizi.

Karena itu, ia mengingatkan para pengelola dan koordinator SPPG agar menjalankan program dengan koordinasi yang baik. Evaluasi berkala juga perlu dilakukan agar pelaksanaan program MBG di Kabupaten Ende semakin optimal.

Selain itu, aspek higienitas dan keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam pengelolaan dapur makan bergizi. Proses mulai dari penyiapan bahan, pengolahan hingga distribusi makanan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional.

Wabup Domi berharap seluruh pihak dapat mendukung program tersebut secara bersama-sama. Ia menilai program Makan Bergizi Gratis menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial demi masa depan generasi bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....