Pemkab Ende Gelar Pasar Murah Jelang Hari Besar Keagamaan
- 13 Feb 2026 16:36 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Menyambut perayaan hari besar keagamaan, Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar gerakan pangan murah secara nasional di halaman Kantor Bupati Ende, pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, usai meninjau kegiatan menyampaikan bahwa pasar murah ini digelar untuk menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan jelang hari besar. “Kami melibatkan Bulog Ende dan para petani hortikultura agar harga pangan tetap terkendali dan masyarakat bisa merasakan manfaat langsung,” ujarnya.
Nur, seorang ibu rumah tangga asal Onekore, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah. “Harga yang ditawarkan lebih terjangkau bagi keluarga kurang mampu. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar,” ujarnya kepada RRI. Hal senada disampaikan Ambrosius, warga Kelurahan Kelimutu, yang berharap harga di pasar murah lebih rendah dari harga pasar biasa serta dilaksanakan secara berkesinambungan.
Adapun kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah kali ini antara lain beras SPHP 5 kg seharga Rp60.000, telur ayam ras 1 papan Rp60.000, gula pasir Rp16.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, cabai keriting Rp40.000/kg, serta tomat Rp15.000/kg. Harga tersebut dinilai lebih ringan dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan melibatkan mitra strategis, pasar murah diharapkan mampu menekan gejolak harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Pemerintah Kabupaten Ende berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa secara berkala. Selain membantu masyarakat, pasar murah juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani lokal dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....