Perubahan Perilaku Anak Bisa Menjadi Tanda Awal Kekerasan atau Pelecehan

  • 20 Jul 2026 13:56 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak sebagai salah satu tanda awal yang dapat mengindikasikan terjadinya kekerasan atau pelecehan. Kepekaan tersebut penting, terutama ketika anak belum mampu menceritakan pengalaman yang dialaminya.

Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Nilam Kusumawati Putri, M.Pd., mengatakan perubahan perilaku menjadi indikator yang perlu segera diperhatikan orang tua. Menurutnya, anak yang biasanya ceria dapat berubah menjadi pendiam atau enggan melakukan aktivitas yang sebelumnya disukai.

"Jadi misalnya nih anak yang tadinya dia senang main, kemudian dia happy untuk pergi ke sekolah, dan ada satu waktu di mana anak itu merasa takut, dia merasa enggan untuk pergi ke sekolah, nah itu orang tua harus sudah bisa menyadari," ujarnya kepada RRI, Senin, 20 Juli 2026.

Baca juga: Ancaman Kekerasan Seksual Anak Bisa Datang dari Lingkungan Terdekat

Nilam menjelaskan orang tua tidak boleh langsung menganggap perubahan tersebut sebagai bentuk rasa malas atau sekadar suasana hati anak. Sebaliknya, orang tua perlu mencari tahu penyebabnya dengan berkomunikasi kepada anak maupun pihak sekolah.

Ia menilai komunikasi antara keluarga dan sekolah menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi anak. Transparansi dari pihak sekolah juga diperlukan apabila terdapat kejadian yang melibatkan peserta didik.

"Orang tua harus bertanya kepada ibu guru atau mungkin yang ada di sekolah, 'Ada apa sih?' Jadi orang tua pun harus aware. Sekali, dua kali, kemudian harus mendatangi pihak sekolah untuk bertanya apakah ada kejadian apa," ucapnya.

Baca juga: Metode Bernyanyi Dinilai Efektif Kenalkan Body Safety pada Anak Usia Dini

Nilam menegaskan kepedulian orang tua terhadap perubahan perilaku anak dapat membantu mendeteksi masalah lebih dini. Langkah tersebut juga membuka peluang memberikan perlindungan dan pendampingan sebelum kondisi anak semakin memburuk.

Ia menambahkan pengawasan yang konsisten serta komunikasi yang terbuka menjadi kunci agar anak merasa aman dan berani menyampaikan pengalaman yang dialaminya kepada orang tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....