Dokter Okupasi Ungkap Ciri-Ciri Burnout yang Perlu Diwaspadai Pekerja
- 18 Jul 2026 16:09 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Burnout tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi diawali dengan berbagai perubahan pada kondisi fisik, emosi, pikiran, hingga perilaku. Karena itu, pekerja perlu mengenali tanda-tandanya agar dapat segera memperoleh penanganan.
Dokter Spesialis Okupasi RS Pertamina Cirebon, dr. Fildza Amelia, Sp.Ok, mengatakan salah satu gejala awal burnout adalah tubuh yang mudah lelah meski waktu istirahat telah terpenuhi. Kondisi tersebut juga dapat disertai sakit kepala, nyeri leher atau pundak, hingga gangguan tidur.
"Dia tiba-tiba jadinya mudah lelah. Padahal dia tidurnya sudah cukup, tapi kok rasanya capek terus. Terus juga kadang-kadang ada yang sakit kepala, nyeri di leher, di pundak, lalu sulit tidur. Biasanya kalau sudah parah dia akan jadi sulit tidur," ujar dr. Fildza pada program Indonesia Sehat Edisi Jumat, 17 Juli 2026.
Selain keluhan fisik, burnout juga memengaruhi kondisi emosional seseorang. Pekerja dapat menjadi lebih mudah marah, murung, cemas, hingga kehilangan kesabaran dibandingkan biasanya.
Dr. Fildza menambahkan burnout juga berdampak pada kemampuan berpikir dan perilaku kerja. Penderita cenderung sulit berkonsentrasi, sering lupa, terburu-buru mengambil keputusan, serta mengalami penurunan produktivitas.
"Biasanya dia jadi sulit konsentrasi, kalau dikasih kerjaan suka lupa, terus produktivitasnya menurun. Yang paling dikhawatirkan, terutama di pekerjaan yang membutuhkan fokus, kondisi ini bisa meningkatkan kesalahan kerja yang berakibat fatal," katanya.
Ia mengimbau pekerja maupun rekan kerja untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku di lingkungan kerja. Penanganan sejak dini dinilai dapat mencegah burnout berkembang menjadi masalah yang lebih serius dan mengganggu keselamatan kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....